Rabu, 22 April 2026

Pameran Batik Nusantara

Kilauan Kecubung Rambut Jadi Perhatian Pengunjung Pameran Batik Nusantara

Kecubung diperoleh dari sungai-sungai Kalimantan yang dalam. Kecubung ungu merupakan jenis batu asal Kalimantan yang paling sulit didapat.

Editor: Kisdiantoro
IRA RIAN FADILAH
Pengunjung sedang melihat-lihat koleksi perhiasan dan aksesori stan Batu Alam Kalimantan di acara Galeri Batik Nusantara, di Graha Manggala Siliwangi Jalan Aceh No. 66 Bandung. 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Keindahan batu alam atau batu mulia memang selalu memikat banyak orang. Kejernihan batu, keidahan disain, kelangkaan batu, dan keeksotikan warna menjadi alasan yang membuat orang terpikat dengan batu alam. Tak jarang pecintanya merogoh kocek sangat dalam untuk membawa pulang batu alam yang ia kehendaki.

Heri Herdianto adalah pemilik gerai Batu Alam Kalimantan yang menghasilkan berbagai macam perhiasan dan aksesori berbahan baku batu alam. Lekaki paruh baya asal Kalimantan ini membuat cincin, bros, gelang, kalung dan perhiasan lainnya. Bahan baku perhiasan ini berasal dari Kalimantan. Batu-batu tersebut di antaranya akik dan kecubung, rutilate, cristopas, dan red borneo.

Jenis batu alam Kalimantan memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan batu alam dari daerah lain. Warnanya yang ungu kenila-nilaan hanya bisa ditemui di tanah Borneo. Kecubung atau yang lebih dikenal dengan nama amathys di mancanegara adalah jenis batu alam asal Kalimantan yang sudah mendunia.

"Kecubung rambut namanya kalau di Kalimantan. Kalau di Jakarta namanya Rambut Cendana," ujar Heri Herdianto ketika ditemui di pameran Galeri Batik Nusantara, di Graha Manggala Siliwangi Jalan Aceh No. 66 Bandung.

Kecubung diperoleh dari sungai-sungai Kalimantan yang dalam. Kecubung ungu merupakan jenis batu asal Kalimantan yang paling sulit didapat. Harga kecubung ungu standar 10 karat saja bisa mencapai Rp 5 juta. "Apalagi kalau ukurannya besar dan jernih itu kadang enggak ternilai harganya. Tapi kalau yang super bagus sudah jarang sekali sekarang. Kalau dulu mungkin masih ada," jelas Heri.

Kecubung terbaik berwarna ungu kenila-nilaan dan bening.

Kecubung bisa dirancang menjadi berbagai macam perhiasan cantik, seperti cincin dan liontin.
Produk Batu Alam Kalimantan yang paling digemari pembeli adalah bros. "Bros paling banyak, untuk kerudung. Kalau cincin untuk pelengkap. Yang jarang itu Liontin," kaya Heri.

Ada beberapa kriteria yang menentukan tingginya harga suatu perhiasan, khususnya di Batu Alam Kalimantan. Pertama adalah kualitas batu. Setelah itu, kerapian pemotongan batu juga mempengaruhi harga. Kemudian, kebersihan atau kejernihan batu dan terakhir adalah ukuran. (Ee)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved