Minggu, 19 April 2026

Perayaan Imlek

Hingga Sekarang, Inilah 5 Mitos Imlek yang Masih Dipercaya Masyarakat Tionghoa

Tahun Baru Imlek akan dirayakan oleh seluruh masyarakat keturunan Tionghoa

Penulis: Dicky Fadiar Djuhud | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
TRIBUN PONTIANAK/GALIH NOFRIO NANDA
BAKAR DUPA -- Umat membakar dupa untuk berdoa di Vihara Bodhisatva Karaniya Metta, Kompleks Pasar Kapuas Pontianak, Kamis (30/1/2014). Jelang pergantian tahun Imlek, sejumlah umat berdoa untuk diberikan kebaikan dan rejeki di tahun yang baru. 

Jika ingin memotong rambut disarankan agar dilakukan beberapa hari sebelum hari H.

Namun tidak tahu apa hal ini berlaku juga bagi wanita yang ingin nyalon dulu sebelum pergi ke rumah sanak saudaranya, atau sekedar ingin tampil kinclong cantik saat menjamu para tamu dirumahnya.

5. Mitos seputar warna merah saat Imlek
Jangan heran kalau saat Imlek, warna merah akan menjadi dominan dibanding warna lain.

Mulai dari pakaian hingga ornamen atau hiasan Imlek semua berwarna Merah. Masyarakat etnis Tionghoa percaya jika warna merah adalah simbol keberuntungan.

Kertas Angpao yang dibungkus dengan berwarna merah bermakna agar anak-anak dapat tumbuh sehat dan bahagia selalu. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved