Tahun Baru 2016

5 Hari Kendaraan Angkutan Barang Tidak Boleh Beroperasi, Mulai Kapan?

Kendaraan angkutan barang yang boleh melintas hanya sembako, ternak, pos, BBM, elpiji, dan pergerakan ekspor dan impor.

5 Hari Kendaraan Angkutan Barang Tidak Boleh Beroperasi, Mulai Kapan?
TRIBUN JABAR/ZELPHI
ILUSTRASI --- KENDARAAN ANTRE DI PUSAT KOTA --- Antrean kendaraan terjadi di sepanjang Jembatan Layang Pasupati, baik arus yang mengarah ke gerbang Tol Pasteur, maupun yang akan memasuki pusat Kota Bandung, Sabtu (26/12/2015) sore. Setelah terjadi kemacetan di luar Kota Bandung selama hari Jumat, sepertinya wisatawan mulai menyerbu pusat kota untuk berwisata belanja dan kuliner selama masa libur Natal dan Maulid Nabi Muhammad Saw. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kendaraan angkutan barang tidak diperbolehkan melintas dan beroperasi di jalan mulai 30 Desember 2015 sampai 3 Januari 2016. Hal itu untuk mengantisipasi puncak arus balik libur natal dan tahun baru yang diprediksi terjadi pada 2 Januari 2016 dan 3 Januari 2016.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dedi Taufik, mengatakan, larangan itu sesuai dengan surat edaran kementerian perhubungan untuk mengantisipasi membludaknya kendaraan. Selain itu juga untuk mencegah kemacetan panjang seperti yang terjadi pada puncak arus libur natal pada 24 Desember 2015.

"Kendaraan angkutan barang yang boleh melintas hanya sembako, ternak, pos, BBM, elpiji, dan pergerakan ekspor dan impor. Khusus pergerakan ekspor dan impor di Jabar hanya boleh di kawasan Cikarang dan Karawang. Di luar dua wilayah itu tidak boleh beroperasi," kata Dedi kepada Tribun di Graha Bhayangkara, Jalan Cicendo, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Selasa (29/12/2015).

Berdasarkan hasil rapat dengan Polda Jabar dan Polda Metro Jaya, kata Dedi, pihaknya bersama-sama siaga di lapangan untuk antisipasi puncak arus balik. Analisa dan evaluasi pun terus dilakukan setiap hari sampai 3 Januari agar arus lalu lintas lancar dan tertib.

"Kami juga sudah koordinasi dengan pengelola tol terkait dengan respon time agar lebih cepat lagi karena kemarin tercatat 12-14 detik. Sesuai UU, pelayanan di gate tol itu maksimal 8 detik. Makanya nanti diupayakan penambahan personil untuk membantu pembayaran dan transaski di tol," ujar Dedi.

Dedi mengatakan, sebanyak 163 ribu kendaraan yang masuk ke wilaha Jabar pada libur natal kemarin. Namun hingga akhir pekan kemarin, situasi dan kondisi ruas jalan menuju Jakarta masih terlihat lenggang dan kosong. Peningkatan pergerakan kendaraan diprediksi terlihat pada 31 Desember 2015 sampai 3 Januari 2016.

"Kemungkinan puncak masih ada lagi karena jumlah kendaraan yang masuk lebih banyak ketimbang daya tampung tol yang ada di Jabar. Tol Cipali saja hanya bisa menampung sekitar 41 ribu kendaraan," ujar Dedi. (cis)

Penulis: cis
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved