Anjungan Jabar TMII Dipercaya Jadi Tempat Peletakkan Gong Perdamaian Nusantara "Istimewa"
keistimewaan GPN berlabel Istimewa itu terletak pada terlahirnya GPN ke-7 di Anjungan Jabar TMII.
Penulis: Dedy Herdiana | Editor: Dedy Herdiana
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Anjungan Jawa Barat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kembali akan mendapat penghargaan yang sangat berarti di akhir tahun 2015 ini. Sebelumnya, Anjungan Jabar menjadi Juara Umum Parade Lagu Daerah Nusantara pada 6 Desember 2015. Dan Minggu (20/12/2015), Anjungan Jabar akan menjadi tempat diletakkannya Gong Perdamaian Nusantara (GPN) yang berlabel “GPN Istimewa”.
"Penghujung tahun 2015 merupakan anugerah yang luar biasa bagi Anjungan Jawa Barat khususnya dan Jawa Barat pada umumnya karena pertama belum lama ini, menjadi Juara Umum Parade Lagu Daerah Nusantara. Ini merupakan ajang kompetisi paling bergengsi untuk mengukir prestasi dalam karya mencipta lagu daerah. Kedua atas restu dari Presiden Komite Perdamaian Dunia DR Djuyoto Suntani, Anjungan Jawa Barat diberikan kepercayaan dengan ditempatkannya Gong Perdamaian Nusantara yang berlabel “GPN Istimewa”," ujar Kepala Disparbud Jabar Drs Nunung Sobari MM didampingi Kepala Balai Anjungan Jabar TMII Dra Gj Ine Hermina MSi sesuai rilis yang diterima Tribun, Kamis (17/12/2015).
Menurutnya, keistimewaan GPN berlabel Istimewa itu terletak pada terlahirnya GPN ke-7 di Anjungan Jabar TMII. Sebelumnya GPN hanya dibuat 6 buah yang sudah ditempatkan di enam wilayah yaitu di Taman Pintar Yogyakarta, Taman Nostalgia Kupang NTT, Singkawang Kalimantan Barat, Bukit Tondo Palu Sulawesi Tengah, Serdang Berdagai Sumatera Utara, dan Mamuju Sulawesi Barat GPN Khusus.
"Visi dan semangat Anjungan Jawa Barat TMII yang luar biasa membuat munculnya restu terlahirnya GPN ke-7 di Anjungan Jawa Barat TMII," katanya.
Program pembuatan eyechatcing GPN merupakan kegiatan unggulan Balai Pengelolaan Anjungan Jabar berlandaskan semangat visi Disparbud Jabar yang berkomitmen untuk menjadikan Jabar sebagai pusat budaya dan destinasi wisata berkelas dunia. Serta AnjunganJabar TMII sebagai Show Window Provinsi Jabar dalam menciptakan ruang budaya melalui perlindungan, pengembangan dan pendidikan budaya.
"Maka eksistensi Gong Perdamaian Dunia dan Nusantara memiliki pandangan yang sama dalam upaya mengenalkan dan mewariskan potensi budaya nusantara kepada dunia, sehingga digagaslah untuk membangun dan menempatkan GPN sebagai eyecatcher Balai Pengelolaan Anjungan Jabar TMII. Selain itu Jabar sebagai penyangga ibu kota negara sehingga peran inilah yang mengilhami perencanaan pembuatan GPN," ucapnya.
Pada acara peresmian GPN yang akan digelar 20 Desember 2015 di Balai Pengelolaan Anjungan Jabar TMII itu akan dihadiri Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah RI Anis Baswedan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Susana Yembise, Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa dan Presiden Komite Perdamaian Dunia DR Djuyoto Suntani. Sambutan dan penandatanganan prasasti GPN akan dilakukan Gubernur Jawa Barat dan Presiden Komite Perdamaian Dunia.
Acara tersebut juga akan dimeriahkan dengan beberapa kegiatan inspiratif di antaranya lomba kreativitas 1.000 Anak Berkebutuhan Khusus, Final Olimpiade Robotik Indonesia, Mewarnai gambar robot pada kain sepanjang 100 meter, Launching Buku Robotik karya Jully Tjindrawan, Bazaar Kerajinan Karya Anak Berkebutuhan Khusus dan Bazaar Makanan Minuman oleh IWAPI. Selain itu, sebelum gong dipasangkan akan dilakukan acara ritual dengan mengarak GPN mengelilingi kawasan TMII.
Nunung mengharapkan keberadaan GPN di Balai Pengelolaan Anjungan Jabar dapat menumbuhkan semangat dalam upaya peningkatan akselerasi pencapaian visi Disparbud Jabar yang mendunia, melalui spirit Bhineka Tunggal Ika dalam menjaga keutuhan nusantara.
"Sehingga seluruh aspek kekayaan Indonesia terlebih budaya adi luhung warisan nenek moyang dapat terjaga dalam bingkai NKRI laksana seluruh simbol wilayah nusantara yang bertengger melingkari Gong Perdamaian Nusantara, yang diapit oleh 2 buah kujang sebagai simbol tradisi masyarakat Sunda yang mempunyai cita-cita luhur untuk mempersatukan nusantara," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/anjungan-jawa-barat-taman-mini-indonesia-indah-tmii_20151217_212002.jpg)