Buronan India
Ini Kronologis Penangkapan Buronan Rajendra Sadashiv Nikaljee yang Berakhir di Bali
SEBAGIAN terbesar orang-orang kepercayaannya terbunuh atau ditahan
DENPASAR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Buronan Rajendra Sadashiv Nikaljee sebelumnya disebut Mohan Kumar, warga India yang ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Badung, Bali pada 25 Oktober lalu.
Pria berusia 55 tahun ini tidak hanya dituduh terlibat dalam lebih 20 kasus pembunuhan.
Dikutip The India Express, direktur Biro Penyelidikan India (CBI) Anil Sinha mengatakan, pihaknya telah mengikuti secara dekat gerakan Rajendra dalam beberapa bulan terakhir.
Setelah pergerakannya dipastikan, CBI lantas memberi informasi aparat Australia dan Indonesia, sampai kemudian Rajendra ditangkap pada 25 Oktober 2015.
“Kami sedang merencanakan untuk membawa dia kembali ke India dan menuntutnya dengan semua kasus kriminal yang terkait,” imbuh Sinha.
Seorang juru bicara Kepolisian Federal Australia (AFP) mengakui, atas permintaan otoritas India, Interpol di Canberra memberi info pihak berwenang Indonesia untuk siaga atas rencana kedatangan Rajendra di Indonesia.
Rencana penangkapan berawal sekitar sebulan lalu tatkala Rajendra mengajukan perpanjangan visa di Australia.
Saat proses verifikasi, otoritas Australia baru mengetahui bahwa Rajendra adalah penjahat yang dicari-cari di India.
Rajendra disebut-sebut menderita sakit ginjal dalam 5 tahun terakhir dan harus cuci darah secara reguler akhir-akhir ini.
Dengan sebagian terbesar orang-orang kepercayaannya terbunuh atau ditahan, serta para pengikut Dawood Ibrahim terus memburu untuk membunuhnya, harta Rajendra kini mulai habis untuk membiayai pelariannya.
Awal tahun 2015 ini, pembantu Ibrahim, yaitu Chotta Shakeel diberitakan telah mengirim penembak jitu ke Newcastle (Australia) untuk membunuh Rajendra.
Namun, Rajendra berhasil lolos dari target setelah dapat bocoran info dari pihak-pihak di India.
Pada tahun 2000, para pembunuh sewaan Ibrahim juga nyaris menghabisi Rajendra saat ia ditembak di sebuah rumah sakit di Bangkok (Thailand).
Namun, saat itu Rajendra yang terkena peluru di perutnya, berhasil lari berkat bantuan dari para pembantunya dan beberapa pengawal dari India yang tak disebut namanya.
Rajendra dididik pertama kali sebagai seorang gengster oleh Rajan Nair, penjahat kakap yang dijuluki sebagai “raja dunia bawah tanah” di Mumbai tahun 1970-an.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rajendra-sadashiv-nikalje_20151103_194638.jpg)