Kamis, 9 April 2026

Mengerikan! Terekam Kamera Bocah Terbawa Layangan dan Jatuh dari Ketinggian

Sekitar ketinggian 65 kaki di atas tanah, tali layang-layang putus dan tak pelak tubuh Dat pun meluncur ke bumi diiringi teriakan para penonton.

Penulis: Fauzie Pradita Abbas | Editor: Dedy Herdiana

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fauzie Pradita Abbas

HO CHI MINH, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kejadian mengerikan menimpa seorang bocah 5 tahun yang terjerat tali layangan raksasa dan terbawa terbang ke angkasa, lalu jatuh dari ketinggian 60 kaki dari udara.

Peristiwa itu sempat terekam kamera seorang pengunjung Festival Layang-Layang di Ho Chi Minh.

Van Minh Dat, nama bocah itu, membantu ibunya berjualan minuman di kios di arena Festival Layang-layang Dong Dieu di Ho Chi Minh, ibukota Vietnam.

Ia kemudian keluar dari kios untuk melihat aneka layang-layang yang mengudara.

Dikutip Shanghaiist beberapa waktu lalu, saat jalan di tanah lapang itu, tak sengaja kaki Dat terbelit tali layang-layang raksasa tepat ketika layang-layang itu akan mengangkasa.

Tak pelak, bocah 5 tahun itu pun terbawa ke angkasa oleh layang-layang merah bergambar bintang, gambar bendera Vietnam.

Selama beberapa detik, tubuh Dat melayang terbang di udara. Sementara di bawah, jeritan ketakutan dan teriakan dari penonton dan pemain layang-layang terdengar.

Sekitar ketinggian 65 kaki di atas tanah, tali layang-layang putus dan tak pelak tubuh Dat pun meluncur ke bumi diiringi teriakan para penonton.

Meski masih hidup ketika jatuh ke tanah, bocah kecil itu tewas di mobil ambulans dalam perjalanan ke rumah sakit Bibinya, yang menyaksikan kecelakaan itu, mengatakan, layang-layang raksasa - yang memiliki rentang 49 kaki, sedang diterbangkan oleh anggota Saigon Kite Club.

"Semua orang melihat mereka karena layang-layang itu jatuh ke tanah beberapa kali karena cuaca yang sedikit tidak menentu. Salah satu benang tali tersangkut meja dekat minuman berdiri dan menjatuhkan beberapa kursi juga. Dat rupanya mengambil beberapa botol minuman ringan yang jatuh saat kakinya terbelit tali layang-layang, dan kemudian terbang terbawa angin kencang. "

Dia bilang dia dan orang lain bergegas untuk mencoba dan menarik layang-layang kembali turun. Dat jatuh ketika tali tersentak putus.

Seorang juru bicara dewan kota mengatakan ada pejabat yang menangani keamanan untuk menjaga anak-anak jauh dari arena layang-layang dan mencegah tragedi seperti itu, tetapi karena anak itu dengan ibunya bekerja di salah satu stand, sehingga diabaikan. Penyelidikan pun dilakukan pihak kepolisian untuk mengungkap kejadian ini. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved