Nilai Rupiah Pagi Ini Masih Lesu, Rp 14.493 Per Dolar AS

Rupiah melemah karena sentimen ini dan menyebabkan capital outflow di pasar saham dan obligasi

Editor: Machmud Mubarok
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Petugas teller melayani penukaran mata uang dolar AS dengan rupiah di Bank Mutiara, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Selasa (28/7/2015). Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah 16 poin pada Selasa pagi menjadi Rp 13.430 dibanding sebelumnya di posisi Rp 13.414 per dolar AS. 

JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot Selasa (22/9/2015) masih lesu, dengan mendekati level 14.500.

rupiah sempat dibuka di posisi 14.471, namun berdasarkan data Bloomberg, mata uang garuda pukul 09.00 WIB kembali melorot ke posisi Rp 14.493 per dollar AS, lebih rendah dibandingkan penutupan kemarin pada 14.486.

Ketidakpastian baru terkait kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed kembali menekan rupiah. Albertus Christian, Senior Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menyebut spekulasi baru muncul. Pada Minggu (20/9/2015), Presiden The Fed San Fransisco, John Williams menyebutkan, akan tetap menaikkan bunga pada FOMC Meeting Oktober atau November mendatang.

“Rupiah melemah karena sentimen ini dan menyebabkan capital outflow di pasar saham dan obligasi,” jelas Christian.

Selasa (22/9/2015) ini, ia memprediksi rupiah kembali tertekan di 14.495–14.435. (kompas.com)

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved