Rabu, 22 April 2026

DPR Bertemu Donald Trump

Fadli Zon: Biar Fair, Awasi Dong Anggaran Rombongan Presiden ke Luar Negeri

"Tanggal 3-9 September ya saya nombok juga karena bayar hotel sendiri, dan ini juga harus diaudit," ujarnya.

Editor: Kisdiantoro

JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, meminta agar masyarakat tidak hanya mengawasi penggunaan dana anggaran yang dikeluarkan DPR saat kunjungan kerja ke luar negeri.

Menurut dia, masyarakat juga perlu mengawasi berapa besar dana anggaran yang dikeluarkan Presiden dalam setiap kunjungan kerja.

"Biar fair, seharusnya awasi juga dong eksekutif. Berapa biaya rombongan Presiden, tim advance-nya. Coba bandingkan dengan DPR," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senin (14/9/2015).

Menurut Fadli, biaya perjalanan dinas yang diterima anggota DPR saat kunjungan ke Amerika Serikat hanya untuk kegiatan The 4th World Conference of Speakers Inter Parliamentary Union (IPU) di New York pada 31 Agustus-2 September 2015.

Selebihnya, ia mengaku merogoh kantong sendiri untuk biaya hidup selama di AS.

"Tanggal 3-9 September ya saya nombok juga karena bayar hotel sendiri, dan ini juga harus diaudit," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Urusan Rumah Tangga Roem Kono mengatakan, seharusnya dana anggaran yang dikeluarkan untuk perjalanan dinas anggota DPR itu tidak lagi dipersoalkan karena dikeluarkan untuk kepentingan negara.

"Kalau kepentingan negara, ya bukan masalah biaya. Semua delegasi kemarin nombok juga. Jadi, tidak ada yang ambil uang negara," ujarnya.

Selain menghadiri konferensi parlemen sedunia di New York, rombongan DPR RI, termasuk Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon, sempat bertemu bakal calon presiden AS, Donald Trump.

Setya dan Fadli juga menghadiri konferensi pers politik yang dilakukan Trump di Trump Tower, Kamis (3/9/2015) lalu. (kompas.com/Dani Prabowo)

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved