Selasa, 14 April 2026

Sepak Bola Nasional

Ketum PSSI La Nyalla Tak Bisa Pastikan Kapan LSI Kembali Bergulir

"Pembekuan masih ada, dia bilang nanti ketemu empat mata, kalau bagi saya bersalaman itu artinya sudah selesai

Penulis: Yudha Maulana | Editor: Kisdiantoro
Yudha Maulana
Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti di sela laga kedua grup A Piala Presiden antara Persib versus Persebaya, Minggu (6/9) di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti tidak bisa memastikan kapan bergulirnya Liga Super Indonesia 2015/16.

"Untuk ke depannya masih tanda tanya, karena kemarin PSSI sudah melobi ke Mabes Polri, mempertanyakan katanya liga bisa jalan tapi tanpa PSSI," ujar La Nyalla di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (6/9) malam.

Sebelumnya, PT. Liga Indonesia (LI) akan menggulirkan kompetisi pada minggu ketiga bulan Oktober, namun PT. LI melalui sekretarisnya, Tigorshalom Boboy mengakui belum ada surat izin dari pihak kepolisian sampai 30 Agustus lalu.

"Ini bukan soal optimis atau tidak optimis, ini adalah bagaimana kita bisa menjalankan kebenaran dan bagaimana kita bisa menegakan regulasi PSSI, regulasi sepakbola dan saya yang bertugas menjaga kedaulatan sepak bola nasional," ujar La Nyalla.

Menurutnya kisruh ini harus segera diselesaikan sebelum 2016. Namun, ia masih sanksi dengan sikap Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. "Dia selalu bilang tata kelola sepakbola tapi konsepnya seperti apa, jadi percuma saya ngomong, sekarang kita butuh tindakan," ujarnya.

Saat di Bali, La Nyalla berjabat tangan dengan Imam Nahrawi, namun kata dia, itu tak berarti kisruh selesai. "Pembekuan masih ada, dia bilang nanti ketemu empat mata, kalau bagi saya bersalaman itu artinya sudah selesai, sudah damai semua, tapi bagi dia bersalaman itu hanya sekedar basa-basi," ucapnya tegas.

La Nyalla hadir di Jalak Harupat kala menyaksikan laga antara Persib versus Persebaya. Tak disangka seorang bobotoh memberikannya sebuah jersey Persib.

"Waduh bagus, saya bangga dikasih Jersey dari temen-temen Viking, berarti saya didaulat dan diakui supporter di Jalak Harupat ini," ujar La Nyalla.

Ia berharap juga mendapatkan dukungan tak hanya dari bobotoh tapi juga dari supporter dari klub lain. "Kebenaran bisa disalahkan, tapi kebenaran tak bisa dikalahkan," ujar La Nyalla.(cr4)

Sumber: Tribun Jabar
Tags
sepakbola
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved