Succes Story
Hasna Raniyah Mastur Mandiri Sejak Muda
MESKI sudah berjualan sejak SD, bagi Hasna belajar tetap menjadi prioritas utama.
MESKI sudah berjualan sejak SD, bagi Hasna belajar tetap menjadi prioritas utama. Bahkan, waktu istirahat ataupun liburan kerap ia isi dengan riset kecil-kecilan, atau belanja bahan buat usahanya.
"Dulu pas kuliah, libur itu kerja di toko baju sama sepatu, sekalian belajar tentang praktek bisnis," katanya.
Namun, dibalik keberhasilannya, Perempuan kelahiran Garut, 11 November 1993 itu sempat stres akibat gagal masuk jurusan dambaannya, kedokteran. "Sudah optimis masuk sih, bayangin aja cita-cita dari kecil yg gak pernah berubah, taunya gak masuk, pukulan banget jadi stres," katanya.
Dari situ Hasna tak larut dalam kegagalan, ia lantas bangkit dan masuk kuliah di Universitas Widyatama, jurusan Manajemen. Bahkan, ia lulus 3,3 tahun dengan IPK cumlaude.
"Waktu itu, indung (ibu) bilang gini, jika Allah telah mengabulkan doamu, maka Allah memintamu untuk bersyukur jika Allah belum mengabulkan doamu, maka Allah memintamu untuk bersabar jika Allah mengabukan tetapi bukan doamu, maka Allah telah memberi yang terbaik untukmu, jadi aja ikhlas," ujarnya.
"Nah terus, pas kuliah di sana (Widyatama) selalu dapet beasiswa, dari beasiswa kampus sampe Djarum beasiswa plus aku dapet," ucapnya.
Saat ini Hasna tengah melanjutkan pendidikannya di Pascasarjana Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai mahasiswa termuda di kelasnya. Selain itu, ia juga terus mengembangkan usaha sepatunya.
Hasnapun berpesan bagi teman-temannya yang masih muda untuk tidak menunggu dan membuang-bung masa mudanya. "Jangan nunggu tua baru mau mandiri karna hidup bergantung sama orang lain itu gak enak," katanya. (bb)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/hasna-raniyah-mastur_20150906_064150.jpg)