Tersangka Pemilik Truk Penyalahgunaan Solar Sudah Diamankan

Kasus itu terbongkar setelah Sub Ditreskrimsus Polda Jabar mengamankan tiga unit truk yang digunakan mengangkut solar

Tersangka Pemilik Truk Penyalahgunaan Solar Sudah Diamankan
TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
Truk yang dimodifikasi agar bisa menampung BBM bersubsidi jenis solar dalam jumlah banyak diamankan di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Jumat (21/8/2015). Sebanyak tiga truk disita Polda Jabar lantaran menjual solar ke industri. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Polda Jawa Barat berhasil membongkar sindikat penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi jenis solar di Kabupaten Sukabumi.

Kasus itu terbongkar setelah Subdit Tipiter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar mengamankan tiga unit truk yang digunakan mengangkut solar dalam jumlah besar.

Kasubdit Penmas Polda Jabar AKBP Baktiar Joko Mujiono, mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat. Lantas dilakukan penyelidikan yang dilakukan selama seminggu. Alhasil tiga truk tersebut secara bersama-sama melakukan pengisian solar di salah satu SPBU di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur pada Rabu 19 Agustus 2015.

"Setelah ketiga truk itu mengisi solar kami melakukan penangkapan dan pemeriksaan. Didapatkan barang bukti solar sejumlah 1034 ton dari ketiga truk tersebut," ujar Baktiar kepada wartawan di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Jumat (21/8).

Baktiar menyebut, ketiga truk tersebut juga telah dimodifikasi dengan mesin penyedot solar. Mesin penyedot solar itu menyedot solar dari tanki mesin menuju ke tanki buatan yang tersimpan di bak truk. Setiap truk setidaknya terdapat dua sampai tiga tangki.

Menurutnya, setiap truk tersebut bisa menampung sekitar 400 liter solar.

"Sebetulnya kapasitas tangki bensin truk ini hanya sekitar 100 liter setiap kali mengisi full. Makanya kalau solar dari tangki mesin sudah dipindahkan, mereka mengisi solar lagi di SPBU yang berbeda agar tidak timbul kecurigaan," ujar Baktiar.

Selain truk, lanjut Baktiar, pihaknya mengamankan tujuh orang yang terdiri dari tiga kernet, tiga sopir truk, dan seorang petugas SPBU di wilayah Desa Cimangkok, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Ketujuh orang tersebut, lanjutnya, masih menjadi saksi atas kasus penyalahgunaan solar tersebut.

"Jadi yang menyuruh dan yang memiliki tiga truk itu adalah seorang warga Kabupaten Sukabumi berinisial SLA. Ia sudah menjadi tersangka dalam kasus ini dan sudah kami tahan," ujar Baktiar. Adapun ketiga sopir itu masing-masing berinisial, R, DK, AE. Sedangkan ketiga kenek itu berinisial, AP, HR, dan MR. Adapun petugas SPBU yang diamankan berinisial UI. (*)

Berita selengkapnya, simak Tribun Jabar edisi cetak, Sabtu (22/8/2015).

Penulis: cis
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved