Kamis, 16 April 2026

Seleksi Pimpinan KPK

Dua Perwira Tinggi Polri Ini Lolos Seleksi Tes Ketiga Capim KPK

DUA dari tiga perwira tinggi Polri yang mengikuti seleksi tahap ketiga calon pimpinan KPK dinyatakan lolos oleh Panitia Seleksi.

Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sispolri.com
Brigjen Basariah Panjaitan yang kini mengajar di Sekolah Staf dan Pimpinan Polri di Lembang, Bandung, Jawa Barat mewakili Polri Ikut mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK. 

JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID — Dua dari tiga perwira tinggi Polri yang mengikuti seleksi tahap ketiga calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dinyatakan lolos oleh Panitia Seleksi Capim KPK.

Mereka adalah Widyaiswara Madya di Sekolah Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Tinggi Polri Brigjen (Pol) Basaria Panjaitan dan mantan Kapolda Papua Irjen Yotje Mende.

Menurut catatan kepolisian, Basaria adalah sarjana hukum Sekolah Perwira Militer Sukarela Wanita Polri angkatan 1983/1984.

Jabatan di bidang reserse pertama dipegangnya saat ia menjadi perwira Unit Satuan Lidik Direktorat Reserse di Mabes Polri pada tahun 1990. Kemudian, dia menjabat sebagai Kepala Bagian Reserse Narkoba Polda NTB (1997-2000).

Karier di bidang reserse berlanjut pada tahun-tahun setelahnya.

Tahun 2000-2004, Basaria menjabat sebagai Kepala Bagian Reserse Narkoba Polda Jawa Barat. Tahun 2006-2008, dia menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Polda Kepulauan Riau.

Pangkat bintang satu didapat ketika ia menjabat sebagai Kepala Pusat Provos Divisi Profesi dan Pengamanan Polri pada tahun 2009.

Dia pernah memeriksa mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji soal pelanggaran kode etik.

Tahun 2010 hingga saat ini, Basaria menjabat sebagai Widyaiswara Madya Sespim Polri.

Seperti diketahui, Basaria merupakan salah satu capim KPK asal Polri yang dianggap bagus oleh Wakil Kepala Polri Komjen Budi Gunawan.

Menurut Budi, Basaria merupakan sosok yang dianggap mampu membangun sinergi antara KPK dan Polri.

"Kita nilai yang terbaik, yang pantas, yang matang, kemampuan aspek kompetensinya memadai dan bisa membangun sinergi yang baik. Dia (Basaria) bisa kok," ujar Budi Gunawan, di Kompleks Mabes Polri, Senin (22/6/2015) lalu.

Sementara Yotje, sebelum menjadi Kapolda Papua, lulusan Akademi Kepolisian tahun 1981 ini pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah Pimpinan Tinggi (Sespimti) Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol) pada 2013.

Selain Papua, dilansir kompas.com, Yotje juga pernah memegang tongkat komando provinsi sebagai Kapolda Riau pada 2012.

Pengalaman di bidang reserse dan kriminal selama 20 tahun menjadi andalan Yotje untuk maju sebagai capim KPK. Yotje juga pernah menyidik kasus korupsi Gayus Tambunan, yang menjadi tambahan bekal niatnya tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved