Kamis, 23 April 2026

Pembongkaran Rumah

Korban Penggusuran Meminta-minta di Jalanan untuk Hidupi Dapur Umum

"Makananya nasi, lauk pauknya telor sama orek-orekan. Itu pun dibagi-bagi lagi telor dipotongin berapa bagian," katanya.

Penulis: dra | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/DONY INDRA RAMADHANI
Sejumlah anak mengais rezeki di depan pintu masuk lokasi pembongkaran Jalan Karawang Kota Bandung, Sabtu (8/8/2015). 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sejumlah anak korban penggusuran di Jalan Karawang mengais rezeki dari pengendara yang melintas di Jalan Ibrahim Adjie Kota Bandung, Sabtu (8/8/2015) petang.

Membawa kardus dan juga membentangkan karton dengan tulisan meminta sumbangan, mereka meminta ke setiap pengendara yang melintas tepatnya didepan gerbang masuk Jalan Karawang.

Salah seorang warga, Ape (25) mengatakan, warga terpaksa mengais rezeki ke pengendara untuk membiayai dapur umum yang didirikan warga di posko penampungan. Sebab, kata Ape, sejumlah warga yang berada di posko pengungsian tidak mendapatkan bantuan makanan.

Ape menambahkan, kegiatan ini dilakukan sejak dua hari kebelakang. Penghasilan pun tak menentu.

"Berapa pun dapatnya dalam sehari itu dikasih ke dapur umum. Nanti kan ditambahin sama jual-jual besi bekas bangunan," ujar Ape di lokasi pembongkaran.

Uang tersebut, lanjut Ape, dibelikan sejumlah bahan makanan untuk warga. Setiap harinya bisa sampai 150 bungkus yang disiapkan untuk warga yang masih bertahan.

"Makananya nasi, lauk pauknya telor sama orek-orekan. Itu pun dibagi-bagi lagi telor dipotongin berapa bagian," katanya.

Untuk makan sendiri, Ape mengatakan, warga yang masih bertahan diberi makan dua kali sehari.

"Yang penting mah diutamakan anak-anak sama ibu-ibu. Kalau cowo mah gak masalah kalau gak makan mah," katanya. (dra)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved