Kamis, 16 April 2026

Rusunawa Rancacili

Apartemen Rancacili untuk Relokasi Warga Kiaracondong

Untuk pendaftaran hak hunian dan kepemilikan, akan diumumkan secepatnya,

Penulis: Tiah SM | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR / TIAH SM
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat Groundbreaking atau pemasangan tiang pancang di Rancacili, Selasa (30/06/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Warga Kota Bandung khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa miliki satu unit rumah susun sewa sederhana (rusunawa) di Rancacili Derwati Rancasari.

"Rusunawa ditargetkan sembilan bulan selesai dan diperuntukan untuk warga Kota Bandung," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat Groundbreaking atau pemasangan tiang pancang di Rancacili, Selasa (30/06/2015).

Emil sapaan akrab Ridwan Kamil mengatakan, pembangunan rusun di Kota Bandung ada yang dibangun pemerintah kota, dibangun pemerintah pusat dan dibangun oleh swasta.

"Rusunawa di Rancacili tiga twin blok dibangun dan dibiayai oleh APBN (Kementrian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan Rakyat)," ujar Emil.

Emil berharap pembangunan rusunawa di Kota Bandung bertambah di beberapa titik agar warga Kota Bandung memiliki hunian yang layak.

Emil akan meminta DPRD membahas skema pembiayaan yang harus dianggarkan oleh Pemkot kendati saat ini ada bantuan dari APBN, pasalnya satu tower membutuhkan Rp 20 miliar.

Emil menghimbau agar pembangunan rusun ini tidak sebatas rusun namun lebih multi fungsi dan layak seperti apartemen.

Desainnya pun bukan hanya rumah vertikal namun cukup berbeda dan baru pertama di Indonesia yakni bulat menjulang keatas.

Emil mengatakan Rusunawa Rancacili merupakan satu dari 15 apartemen rakyat dengan konsep serupa yang akan dibangun di Bandung.

"Suatu hari nanti semua warga Bandung, khususnya menengah bawah punya pilihan, karena biaya ngontrak itu sama dengan cicilan disini," ujar Emil.

Untuk pendaftaran hak hunian dan kepemilikan, akan diumumkan secepatnya, sehingga semuanya fair dan tidak ada pihak-pihak yang ambil keuntungan.

Biaya sewa dari apartemen rakyat ini, kata Emil cicilannya mulai dari Rp 400 ribu rupiah perbulan.

"Apartemen Rancacili untuk relokasi yang tinggal di tanah negara di kawasan Kiaracondong," ujar Emil. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved