Pascakecelakaan
Fortusis Kabupaten Bandung Menilai Study Tour Memberatkan Orangtua Murid
Peristiwa yang dialami SDN Gentra harus menjadi pelajaran bagi sekolah lainnya.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana
SOREANG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Masalah study tour yang diadakan sekolah cukup memberatkan para orangtua siswa. Pasalnya biaya yang dikeluarkan tak sedikit. Sekolah pun terkesan memaksakan dalam mengadakan study tour.
"Kemampuan setiap orangtua itu berbeda. Ada yang mampu ada juga yang tidak. Kalau orangtuanya tidak mampu jangan dipaksakan ikut," ujar Ketua Fortusis Kabupaten Bandung, Nurdin Sobari, Kamis (28/5/2015).
Dalam mengadakan study tour, lanjut nurdin, pihak sekolah harus melapor ke Disdikbud. Jika terjadi hal yang tak diharapkan seperti kecelakaan, maka Disdikbud pun bisa mengetahuinya.
Peristiwa yang dialami SDN Gentra harus menjadi pelajaran bagi sekolah lainnya.
"Buktinya kemarin pihak Disdik tidak tahu ada yang kecelakaan. Disdik juga harus mengeluarkan edaran soal study tour ini. Jangan kesannya seperti kegiatan bodong," katanya. (*)
//MERIND ING, keren banget, anak bule cantik ini nyanyiin lagu pujian guru "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa"LIHAT VIDEO===>...
Posted by Tribun Jabar Online on Tuesday, May 26, 2015
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sekolah-sdn-gentra-masekdas-taman-kopo-indah_20150527_160109.jpg)