Rabu, 20 Mei 2026

Kecelakaan Moge di Tasikmalaya

BREAKING NEWS: Penjelasan Kapolres Perihal Tersangka Tabrakan Moge

POLRES Tasikmalaya Kota telah mengamankan moge HD yang terlibat kecelakaan tersebut.

Tayang:
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
shutterstock
Ilustrasi moge kecelakaan lalu lintas. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TASIKMALAYA, TRIBUNJABAR.CO.ID  - Polres Tasikmalaya Kota belum menetapkan tersangka dalam kasus tabrakan motor gede (moge) Harley Davidson (HD) dengan Yamaha F1Z di kawasan Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (11/4/2015) lalu.

Namun, Polres Tasikmalaya Kota telah mengamankan moge HD yang terlibat kecelakaan tersebut.

"Kasusnya masih dalam taraf penyelidikan. Baik pengendara HD maupun korban selamat di motor F1Z masih belum bisa dimintai keterangannya karena masih dalam perawatan rumah sakit Jakarta," ungkap Kapolresta, AKBP Noffan Widyayoko, di Mapolresta, Minggu (12/4/2015).

Baca: Bikers Moge Penabrak Pelajar Dihujat di Media Sosial

Rombongan sepeda motor gede (moge) yang dikawal petugas Patwal berserempetan dengan sepeda motor Yamaha F1Z nopol Z 2382 KB di kawasan Gentong, betulan Tagog, Desa Buniasih, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (11/4/2015) siang.

Akibat peristiwa itu pengendara sepeda motor Enjang Saeful tewas akibat menderita luka berat. Sedangkan temannya, Ivan Nugraha, mengalami patah tulang kaki dan saat ini mendapat perawatan di RS Lambouw, Kecamatan Ciawi. Sementara pengendara moge dikabarkan meneruskan perjalanannya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sepeda motor F1Z datang dari arah Bandung sedangkan rombongan moge dari arah Tasikmalaya. Tiba di betulan Tagog salah satu moge berserempetan dengan motor nahas tersebut. Motor korban terguling hingga kedua penumpangnya terjatuh. Enjang tewas di lokasi.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Noffan Widyayoko, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia juga mengakui rombongan moge yang diduga baru pulang dari sebuah acara di Pangandaran itu dikawal petugas Patwal dari depan dan belakang. Dia membantah pengendara moge yang berserempetan melarikan diri.

“Mereka tidak mengetahui kantor Polsek terdekat, dan baru berhenti di wilayah Sumedang,” jelasnya. Kecelakaan terjadi di Tagog yaitu terjadi serempetan antara motor korban dengan salah satu moge. Kedua korban segera dibawa ke RS Lambouw. Ivan yang menderita luka patah tulang segera mendapatkan perawatan.

Baca: Mengenaskan, Siswi SMA Tewas Seketika Saat Bertabrakan dengan Moge

Menurut Noffan, pihak rombongan moge itu sudah datang ke rumah duka. Begitu pula korban yang dirawat sudah dijenguk. Dia belum mengetahui identitas pengendara moge yang berserempetan dengan korban. “Pengendara moge yang mengalami serempetan juga mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit di Jakarta. Identitasnya tengah kami lacak,” jelasnya.

Dia menambahkan, kedua sepeda motor dalam pengawasannya dan dalam waktu dekat akan dibawa ke Mapolresta untuk dijadikan barang bukti. “Mudah-mudahan persoalannya cepat clear,” harapnya.

Sebelumnya, ditengarai rombongan moge yang sama juga memakan korban pada Jumat (10/4). Rombongan moge ini dikabarkan menabrak pelajar di Jalan Raya Ciamis-Pangandaran, di daerah Pamarican. Berita ini mendapat tanggapan dari para netizen di media sosial. Hujatan dan cacian langsung mereka ungkapkan begitu tahu bahwa rombongan moge itu menabrak pelajar SMA yang mengendarai sepeda motor.

Kekesalan warga bukan tanpa alasan. Sejak Jumat pagi, mulai dari daerah Cimahi, Bandung, hingga terus ke arah timur, rombongan motor gede itu melintasi jalan protokol dan membuat pengendara lain menyingkir.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved