Rabu, 8 April 2026

Ujian Nasional

Polrestabes Bandung Kirim Dua Petugas di Setiap Sekolah saat UN

"Kita menjaga itu hanya kertas ujian saat ujian tidak ikut ke dalam. Jika ada yang protes itu tidak jelas dan harusnya bersyukur ada polisi," kata Yoy

Penulis: cis | Editor: Kisdiantoro
Bukbis Candra Ismet Bey
Siswa SMA se-Kota Bandung menggelar doa bersama menjelang Ujian Nasional, di Bale Asri Pusda i, Kota Bandung, Rabu (8/4). Walaupun UN 2015 tidak menentukan kelulusan, para siswa berharap diberikan kelancaran. UN tingkat SMA dan sederajat sendiri akan dilaksanakan pada hari Senin (13/4) mendatang. 

BANDUNG, TRIBUN - Tidak ada pengamanan khusus yang dilakukan Polrestabes Bandung pada pelaksaan ujian nasional pada Senin 13 April 2015. Polrestabes Bandung hanya mempersiapkan petugas pengamanan untuk menjaga kertas dan soal ujian.

"Setiap sekolah nanti akan ada petugas kami sebanyak dua orang," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Angesta Romano Yoyol, kepada wartawan di Markas Polrestabes Bandung, Jumat (10/4).

Dikatakan Yoyol, kedua petugas itu akan berpakaian dinas. Namun keberadaan mereka tidak berada di dalam sekolah melainkan di luar sekolah. Ia menjamin petugas berseragam itu tidak akan menggangu psikologis peserta UN.

"Kita menjaga itu hanya kertas ujian saat ujian tidak ikut ke dalam. Jika ada yang protes itu tidak jelas dan harusnya bersyukur ada polisi," kata Yoyol.

Ditanya antisipasi kecurangan, Yoyol menunggu informasi dari intansi terkait. Pihaknya akan mengusut jika ada laporan. Sejauh ini pihaknya sebatas memberikan pengamanan dalam pendistribusian kertas dan soal ujian dari titik bongkar ke sekolah dan sebaliknya.

"Kami juga tempatkan petugas di tempat penyimpanan kertas dan soal ujian yang jumlahnya 10 orang. Mereka berjaga 24 jam dan tanggungjawab kapolsek," kata Yoyol.

Meski begitu, Yoyol akan memberikan bantuan kepada sekolah yang membutuhkan pengawalan khusus. Mobil patroli misalnya, untuk mempercepat atau mengamankan pendistribusian kertas dan soal ujian. Pasalnya setiap mobil pengantar kertas dan soal ujian hanya akan dikawal seorang petugas.

"Jumlah personil yang kami turunkan sebanyak 723 orang. Setiap sekolah yang berdekatan, pengamanannya akan digabungkan," kata Yoyol. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved