Ujian Nasional
Bukan Penentu Kelulusan, Kebocoran Soal UN Diprediksi Menurun
Ia mengaku tahun ini pihaknya tidak banyak mendengar siswa-siswi yang kasak kusuk mencari bocoran soal.
Penulis: Isa Rian Fadilah | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Laisa Khoerun Nissa
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Asep Hilman memprediksi tingkat kebocoran soal Ujian Nasional (UN) tahun ini tidak akan terlalu tinggi. Pasalnya, UN tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa.
"Ini menarik, ketika harga sebuah UN itu tinggi maka peluang bocor juga tinggi. Dulu banyak bocor kan karena UN itu menjadi harga mati kelulusan.
Saya sih menangkap UN sekarang tidak lagi jadi tampilan seksi yang mengundang minat orang untuk membocorkan," kata Hilman di Gedung Sate, Kamis (9/4).
Ia mengaku tahun ini pihaknya tidak banyak mendengar siswa-siswi yang kasak kusuk mencari bocoran soal. Meski begitu, ia menegaskan pihaknya tidak akn berpangku tangan dan tetap menjaga kerahasiaan soal UN.
"Ya tetap kita jaga. Caranya tentu meminta kepada teman-teman di lapangan bahwa momen UN ini harus dijaga kerasahiaannya," ujarnya. (*)