Rabu, 6 Mei 2026

Banjir Indramayu

Tentang Korban Jiwa, Begini Keterangan Kepala BPBD Kabupaten Indramayu

POSKO pengungsian yang didirikan belum bisa menampung korban banjir seluruhnya.

Tayang:
Penulis: roh | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ida Romlah

INDRAMAYU, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kepala BPBD Kabupaten Indramayu, Edi Kusdiana mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir di tujuh kecamatan di Kabupaten Indramayu, Senin (16/3/2015). Warga, kata dia, dievakuasi ke tempat penampungan yang dianggap lebih aman.

"BPBD sendiri mendirikan dua posko pengungsian di lokasi banjir di Desa Pilangsari Kecamatan Jatibarang dan Desa Tulungagung Kecamatan Kertasemaya. Kemudian satu posko di Bangkir Kecamatan Jatibarang, dan satu lagi di Kecamatan Pasekan," kata Edi melalui sambungan telepon.

Kata dia, posko pengungsian yang didirikan belum bisa menampung korban banjir seluruhnya. Namun karena kurang fasilitas, kata dia, sulit mendirikan posko tambahan.

Selain posko penampungan, kata Edi, didirikan pula dapur umum dan posko kesehatan. Sementara evakuasi korban juga dibantu tim Polair Polda Jabar, TNI, Tagana, dan SAR.

Diberitakan sebelumnya, tujuh kecamatan di Indramayu terendam banjir menyusul jebolnya tanggul Sungai Cimanuk di Desa Pilangsari Kecamatan Jatibarang dan Desa Tulungagung Kecamatan Kertasemaya, Senin (16/3/2015) sekitar pukul 03.00. Akibatnya, air meluap dan masuk ke pemukiman warga.

Tujuh kecamatan yang terendam antara lain Kertasemaya, Jatibarang, Lohbener, Sindang, Pasekan, Bangodua, dan Tukdana. Banjir paling parah terjadi di Kertasemaya dan Jatibarang dengan ketinggian air sampai 3 meter. (roh)

//

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved