Kampus ISI Yogya Dijual
BREAKING NEWS: Heboh, Kampus ISI Yogya Dijual di Situs OLX
IKLAN tersebut diunggah dua hari lalu oleh akun Isi_Jogja yang sudah menjadi member olx semenjak 27 Februari 2015.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Siti Ariyanti
BANTUL, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dijual senilai Rp1 miliar dengan harga yang masih dapat dinego di toko jual beli olx.com.
Iklan tersebut diunggah dua hari lalu oleh akun Isi_Jogja yang sudah menjadi member olx semenjak 27 Februari 2015.
Iklan tersebut menyebutkan jika "Kampus ISI dijual cepat atau keseluruhan karena butuh dana untuk membayar gaji karyawan honorer atau kontrak". Dalam iklan itu disebutkan bahwa ISI kehabisan anggaran sehingga tidak mampu menggaji semua karyawan meskipun sudah di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP).
Oleh akun Isi_Jogja juga disebutkan bahwa iklan ini tidak main-main. Pengunggah iklan menyebutkan bahwa penjualan Kampus ISI diutamakan untuk bagian yang belum didirikan gedung.
Namun jika ada yang berminat membeli sekaligus gedungnya, maka itu dapat dibicarakan. Adapun nomor telepon yang tertera di iklan rupanya merupakan nomor Kantor ISI Yogyakarta.
Saat wartawan mencoba mengkonfirmasi ke nomor tersebut, seorang petugas keamanan ISI bernama Suratman yang menjawab. Ia mengaku tidak tahu menahu soal iklan di olx yang menjual Kampus ISI.
"Ke sini besok saja ya saat hari kerja. Nanti ketemu Bu Esti, tapi sebelumnya telepon ke nomor ini dulu," tutur Suratman dilansir Tribun Jogja, Minggu (1/3/2015).
Sedangkan Staf humas ISI Yogyakarta, Sardjiman, menjelaskan dirinya belum tahu soal iklan di olx tersebut. Ia menduga jika itu hanya bohong belaka karena tidak mungkin Kampus ISI dijual. Apalagi jika mengingat kampus tersebut milik pemerintah.
Selama ini, pihaknya juga belum pernah mengadakan lelang untuk penjualan kampus. Menurut Sadjiman, sebagai lembaga milik pemerintah, maka harus dilakukan lelang terlebih dahulu bila ingin menjual sesuatu.
"Saya belum tahu soal iklan itu. Tapi rasanya tidak mungkin Kampus ISI dijual. Ini kan milik pemerintah," ungkap Sardjiman.
Terkait persoalan kehabisan dana untuk membayar gaji karyawan seperti yang disebutkan dalam iklan, Sardjiman mengakui jika ada beberapa karyawan kontrak yang masih digaji di bawah UMP.
Namun, selama ini tidak ada gejolak karena sebelumnya sudah ada kesepakatan. Sardjiman mengaku akan segera melaporkan iklan tersebut ke petinggi ISI karena besar kemungkinan mereka belum mengetahuinya.
Minggu (1/3/2015), pada mesin pencari masih tertulis "Kampus Isi Yogyakarta - OLX.co.id". Tertulis 2 hari lalu dan Dijual cepat: sebagian atau keseluruh kampus ISI Yogyakarta. Alasan dijual: butuh dana secepatnya untuk membayar gaji karyawan...
Sekitar pukul 19.00 WIB, laman Olx.com Indonesia atau olx.co.id kembali aktif yang memuat iklan "Kampus Isi Yogyakarta" tidak bisa dibuka. Tak lagi muncul ketika dicari. Sudah terjualkah?(*)