Rumah Tak Layak Huni
Miris, Bertahun-tahun Jeni dam Empat Tinggal di Rumah Mirip Kandang Ayam
Rumahnya terbuat dari bilik bambu, keadaannya sudah reot karena puluhan tahun belum diperbaiki.
Penulis: cis | Editor: Kisdiantoro
CIANJUR, TRIBUN - Puluhan tahun sudah Jeni (52) dan Empat (52) menghuni rumah tidak layak huni (rutilahu) di RT 5/5 Kampung Cicangkuang, Desa Sukabungah, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur. Semua aktifitas dan kehidupan sehari-hari pasangan suami dan istri (pasutri) itu dilakukan di dalam rutilahu yang berukuran 2x3 meter.
"Rumahnya terbuat dari bilik bambu, keadaannya sudah reot karena puluhan tahun belum diperbaiki. Kondisinya pun tak lebih baik daripada kandang ayam," ujar Kepala Desa Sukabungah, Agus Ramlan, kepada Tribun melalui sambungan telepon, Rabu (4/2).
Dikatakan Agus, pihaknya sendiri sudah mengupayakan perbaikan rumah yang dihuni Jeni tersebut melalui program rutilahu. Namun upaya perbaikan rumah milik Jeni tersebut tak kunjung terealisasi sejak menjabat sebagai kepala desa sampai pergantian presiden periode 2014-2019 ini.
"Bahkan kepala desa sebelum saya sudah berupaya melalui proyek peningkatan pembangunan desa tertinggal (P3DT) untuk perbaikan rutilahu. Kami saat ini pun sering ke intansit terkait, tapi memang belum ada bantuan rutilahu," ujar Agus. (cis)