Sepak Terjang Bupati Purwakarta
Jaga Kadar Gizi, Di Purwakarta Pelajar Wajib Bawa Bekal Sendiri
BUPATI Kabupaten Purwakarta terus memperbaiki kualitas pendidikan di Pemkab Purwakarta.
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Bupati Kabupaten Purwakarta terus memperbaiki kualitas pendidikan di Pemkab Purwakarta. Setelah program satu kelas satu toilet serta rencana pemberian nama tokoh Sunda untuk nama sekolah, kini Pemkab Purwakarta ingin bisa memberikan daging, susu, dan telur untuk siswa sekolah.
Menurut Dedi, terpenting yang perlu diperhatikan pemerintah untuk pendidikan adalah menggratiskan biaya sekolah tingkat SMA/SMK negeri yang sudah dijalankan selama ini. Tak hanya pergantian nama sekolah dan program satu ruang kelas satu toilet, sebenarnya menurut Dedi, sekolah dipurwakarta terus membangun peradaban dengan menamai 7 hari pendidikan istimewa dan program pelajar Purwakarta tangguh dengan pemberian makanan daging, telurdan susu setiap bulannya kepada siswa SD.
"Di kita juga sudah tidak ada lagi kantin sekolah dan pedagang di lingkungan sekolah, ini untuk menjaga kadar gizi makanan yang dikonsumsi siswa. Gantinya kita berikan makanan daging, susu, dan telur. Termasuk setiap hari anak-anak harus membawa bekal makan yang dibuatkan orangtuanya tanpa bekal uang," katanya dalam rilis yang diterima Tribun, Rabu (4/2/2015). (tif)