Mahasiswi Bikin Video Porno di Perpustakaan Ditangkap Polisi
Kendra Sunderland, gadis 19 tahun mantan mahasiswi Universitas Oregon ditangkap polisi lantaran melakukan hal yang tidak senonoh.
OREGON, TRIBUN - Kendra Sunderland, gadis 19 tahun mantan mahasiswi Universitas Oregon ditangkap polisi lantaran melakukan hal yang tidak senonoh. Gadis cantik ini membuat sebuah video porno di tengah keramaian perpustakaan kampus, seperti dilansir dari Daily Mail, Jumat (30/1).
Sunderland jadi pembicaraan di kampus ketika dia mengunggah video di situs porno pornhub. Dalam rekaman itu diperlihatkan gadis ini membuka bajunya dari atas dan menyentuh dirinya sendiri selama 31 menit di perpustakaan di Corvallis, Oregon, Amerika Serikat.
Rekaman itu juga diedarkan di kalangan pelajar lain di media sosial. Dan sudah dilihat lebih dari 260 ribu kali hanya beberapa hari sebelum dikirim ke situs pornhub.
Kepolisian Oregon menangkapnya pekan ini. Hal ini mendapat tanggapan positif dari pihak universitas, lantaran menurut mereka video yang dibuat Sunderland membawa dampak buruk baik kepada nama kampus, juga kepada para mahasiswa lainnya.
"Saya rasa itu (perpustakaan) selalu penuh. Saya tidak tahu bagaimana orang itu bisa lolos begitu saja membuat video seperti itu," ujar salah satu mahasiswi Shelby Wison.
Juru bicara Universitas Oregon, Steven Clark pun turut angkat suara. Dia mengatakan ada monitor pengawas di perpustakaan kampus, dan itu berfungsi, namun tak satupun kamera pengintai mendapatkan gambarnya.
"Bayangkan saja. Gedung kampus ini memiliki enam lantai dan digunakan rata-rata 30 ribu orang setiap minggunya, namun tak ada yang memperhatikannya (Sunderland) melakukan hal menjijikkan tersebut," ujarnya.
Sunderland merupakan salah satu dari beberapa mahasiswi di Amerika Serikat yang banting stir jadi bintang porno. Dulu Belle Knox, mahasiswi Universitas Duke mengatakan dia mulai terjun ke dunia porno untuk membayar kuliahnya.
Begitu pula dengan Mia Khalifa, bintang porno nomor satu saat ini. Dia merupakan mahasiswa Universitas Florida yang mendapat ancaman pembunuhan dari negara asalnya Libanon gara-gara berkarier jadi bintang porno.(*)