Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia
Ketua BPD PHRI Jabar: Pemerintah Harus Tambah Promosi Pariwisata
KETUA BPD PHRI Jawa Barat Herman Muchtar berharap pemerintah bisa menambah anggaran promosi pariwisata untuk menyelamatkan industri perhotelan.
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah
BANDUNG, TRIBUN - Industri perhotelan menjadi salah satu industri yang merasakan dampak dari beberapa kebijakan pemerintah antara lain kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan elpiji. Ketua BPD PHRI Jawa Barat Herman Muchtar berharap pemerintah bisa menambah anggaran promosi pariwisata untuk menyelamatkan industri perhotelan.
"Okupansi hotel menurun akibat kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, otomatis pendapatan berkurang. Untuk bisa mendongkrak okupansi, salah satunya menaikan anggaran promosi pariwisata," kata Herman usai pelantikan jajaran pengurus BPD PHRI Jawa Barat di Hotel Horison, Rabu (7/1/2015).
Menurutnya, pemerintah bisa menambah anggaran pariwisata dari Rp 250 miliar menjadi Rp 1,2 triliun. Penambahan tersebut diharapkan dapat mendongkrak okupansi hotel dan menyelamatkan industri perhotelan.
Karena menurutnya, biasanya okupansi hotel di Jawa Barat pada November dan Desember bisa mencapi 80%, namun adanya pembatasan terjadi penurunan. Pada November 2014 hanya 44%. Januari 2015 ini diperkirakan okupansi hanya sekitar 30%. (tif)