Sabtu, 11 April 2026

Pesawat AirAsia Hilang Kontak

Indonesia Berduka, Mendagri Imbau Tahun Baru Tak Ada Pesta

PROSES pergantian tahun bisa diadakan dengan prosesi yang sederhana.

Editor: Dicky Fadiar Djuhud

JAKARTA, TRIBUN - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengimbau seluruh pejabat dan pegawai negeri sipil di pusat dan daerah di Indonesia untuk tidak merayakan tahun baru dengan pesta secara terbuka. Apalagi, menurut Tjahjo, saat ini Indonesia masih berduka atas peristiwa jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501.

"Kita sedang berduka atas musibah pesawat AirAsia yang mengakibatkan banyaknya warga Indonesia yang meninggal dunia," kata Tjahjo, dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa (30/12/2014) malam.

Tjahjo berharap, proses pergantian tahun bisa diadakan dengan prosesi yang sederhana. Bahkan, Tjahjo berharap prosesi pergantian tahun bisa juga dilalui dengan empati, serta mendoakan korban jatuhnya pesawat AirAsia.

"Sewajarnya saja dan didahului doa bersama mendoakan korban pesawat AirAsia. Semoga keluarga yang ditinggal mendapat ketabahan atas peristiwa ini," ucap politisi PDI Perjuangan itu.

Hari ini, tim SAR gabungan menemukan tiga jenazah yang diduga berasal dari pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak pada Minggu (28/12/2014) pagi. Tiga jenazah itu mengambang di perairan dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa siang.

Ketiga jenazah itu ditemukan dalam kondisi tubuh lengkap. Namun, tim pencari masih belum bisa memastikan identitas ketiga jenazah tersebut.

Kepala Basarnas Marsekal Madya FH Soelistyo juga telah memastikan serpihan-serpihan yang ditemukan di perairan Pangkalan Bun adalah 100 persen milik AirAsia QZ8501 yang hilang sejak Minggu (28/12/2014).  (KOMPAS.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved