Pesta Miras di Garut
Korban Miras Jadi 20 Orang, 16 Tewas
Humas RSUD dr Slamet Garut, Ade Sunarya, mengatakan seluruh korban keracunan minuman keras sampai di RSUD Garut dalam keadaan keracunan parah
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Dedy Herdiana
GARUT, TRIBUN - Korban keracunan minuman keras oplosan di Kabupaten Garut bertambah dari 13 orang menjadi 20 orang, Kamis (4/12). Dari jumlah tersebut, 16 di antaranya telah meninggal dunia.
Sejak Minggu (30/11) sampai Selasa (2/12), korban meninggal dunia di RSUD dr Slamet Garut setelah meminum minuman keras berjumlah 9 orang. Mereka adalah An (19) asal Tarogongkaler, Er (20) asal Garutkota, Dan (23) dari Garutkota, Bud (24) dari Garutkota, Sob (25) asal Garutkota, As (18) dari Tarogongkidul, Yan (24) dari Bayongbong, Rip (18) asal Bayongbong, dan Sud (15) asal Garutkota.
Para korban meninggal sampai Kamis (4/12) siang, bertambah 7, dari 9 menjadi 16 korban, di antaranya Den (22) dari Kecamatan Cibatu, Fir (20) dari Kecamatan Wanaraja, Ag (18) asal Wanaraja, Tar (27) dari Wanaraja, Eng (26) dari Leles, Eg (20) dari Wanaraja, dan Ded (20) asal Leles.
Dari total 20 korban, sebanyak 4 di antaranya dirawat di IGD dan ruang rawat inap RSUD Garut. Mereka adalah Rom (17) dan Ron (22) asal Garutkota, Irv (18) dari Wanaraja, serta Yan (22) asal Leles.
Humas RSUD dr Slamet Garut, Ade Sunarya, mengatakan seluruh korban keracunan minuman keras sampai di RSUD Garut dalam keadaan keracunan parah. Contohnya, beberapa korban langsung meninggal dunia setelah sampai beberapa menit di IGD.
"Ada yang meninggal setengah jam setelah sampai IGD. Kami terus berupaya melakukan tindakan medis untuk berusaha menyelamatkan para korban, walaupun kebanyakan sudah parah kondisinya," katanya, Kamis (4/12). (Sam)