Kenaikan Harga BBM
KAMMI Pusat Dukung Interpelasi DPR
Ketua Kebijakan Publik Pengurus Pusat KAMMI menilai DPR harus menunjukkan perannya sebagai wakil rakyat untuk bertanya kepada Presiden.
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dedy Herdiana
BANDUNG, TRIBUN - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mendukung penggunaan hak interpelasi yang kini sedang digagas anggota DPR. KAMMI menilai interpelasi DPR bisa membuat terang alasan terselubung di balik kebijakan menaikkan harga BBM yang menabrak Undang-Undang dan di tengah menurunnya harga minyak dunia. Demikian disampaikan Ketua Kebijakan Publik Pengurus Pusat KAMMI Romidi Karnawan dalam rilis yang diterima Selasa (25/11/2014).
Romi mengatakan, DPR harus menunjukkan perannya sebagai wakil rakyat untuk bertanya kepada Presiden tentang alasan menaikkan harga BBM.
“Masyarakat memiliki pertanyaan besar kenapa Jokowi menaikkan harga BBM di saat harga minyak dunia turun. Ada motif apa kenaikan ini begitu mendadak setelah pulang dari Cina dan Australia. Jokowi juga tidak berkonsultasi dan meminta persetujuan DPR sebagaimana diatur UU Nomor 12 Tahun 2014, padahal masih ada waktu untuk melakukannya,” kata Romi. (tif)