Kenaikan Harga BBM
Warga Bandung Pun Berkomentar Tentang Naiknya BBM Kali Ini
BEBERAPA warga Kota Bandung menanggapi kenaikan BBM dengan beragam.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
BANDUNG,TRIBUN - Beberapa warga Kota Bandung menanggapi kenaikan BBM dengan beragam. Sebagian warga mengamini logika pemerintah, BBM naik dan subsidinya dialihkan kan untuk keperluan publik dan ada juga yang menolak BBM naik dengan berbagai alasan.
"Harga BBM naik berat, tapi perlu. Agar subsidi yang selama ini diberikan dialihkan bisa dipergunakan untuk hal lain yang lebih penting," kata Evi Kusumawti (45), warga Arcamanik saat mengantri di SPBU 34-40236 Jalan Laswi Bandung, Senin (17/11/2014).
Kenaikan harga BBM yang memacu naiknya harga komoditas lainnya, dampak buruk dari kenaikan harga BBM. "Itu yang bikin saya suka marah. Saya setuju BBM naik, tapi saya enggak setuju dampaknya kebutuhan lain jadi ikut naik," kata Evi, pelanggan Harian Tribun Jabar ini.
Evi mengaku baru pulang kerja. Ia bersama suaminya menggunakan motor. "Saya enggak terlalu masalah BBM naik, tapi terpenting subsidinya harus tepat guna, jangan sampai dikorupsi," katanya.
Hal senada dikatan Sofian (38), pengguna roda empat. Ia mengatakan setuju BBM naik asalkan subsidi BBM dialihkan ke hal yang lebih bermanfaat.
"Transportasi umum yang aman dan nyaman sehingga kami-kami pengguna kendaraan bisa beralih ke transportasi umum," ujarnya.
Sebagai pengguna roda empat, ia mengaku berat untuk membiayai kendaraannya dengan harga BBM perliter seharga Rp 8.500.
"Sebagai pengguna mobil ya berat. Tapi mau gimana lagi, sudah keputusan pemerintah. Asal subsidinya saja yang tepat, sesuai janji pemerintah," kata pegawai swasta ini.
Hal senada dikatakan Arif Rahman (29). Ia mengaku tidak setuju BBM naik. "Saya tidak setuju BBM naik, soalnya dampaknya kebutuhan lain harganya jadi naik," katanya.
Kalaupun wacana kenaikan BBM ini agar mengalihkan subsidi BBM, Arif memaklumi hal tersebut. "Asal tepat, alihkan ke kesehatan, pendidikan dan sediakan transportas massal yang aman dan nyaman," ujarnya. (men)