Ekonomi

Pengiriman Buku dan Parcel, Tingkatkan Pendapatan PT POS

PARCEL mengalami pertumbuhan paling tinggi yakni sebesar 50% dan Mail hanya tumbuh 17%.

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

BANDUNG, TRIBUN - PT Pos Indonesia (Persero) mencatat pertumbuhan hingga semester I-2014 berkisar 13-14 %. Ditargetkan, hungga akhir tahun 2014 ini bisa mencapai pertumbuhan pendapatan sebesar 17-18%. Sumber pendapatan yang cukup besar dari bisnis pengiriman buku dan parcel.

Direktur PT Pos Indonesia, Budi Setiawan mengatakan, PT Pos mengirimkan buku kurikulum ke seluruh Indonesia dengan nilai sekitar Rp 100-150 miliar yang terbagi dalam dua tahap yakni pada bulan Juli dan September.

PT Pos Indonesia mendapat kontrak dari 19 percetakan dan salah satu percetakan berasal dari Jawa Barat yakni SPKN. Buku yang diperuntukkan untuk pelajar tingkat SD hingga SMA ini memiliki volume berat untuk seluruh buku sekitar 25.000 ton atau sebanyak 130 juta buku.

"Pengiriman buku ini merupakan instruksi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan PT Pos mendapat kontrak dari percetakan-percetakan," katanya ditemui disela-sela acara Halal Bihalal Keluarga Besar Kantor Pos Pusat PT Pos Indonesia (Persero) di Jalan Banda, Rabu (6/8/2014).

Pendapatan lain pada semester I-2014 ini dari Parcel dan Mail sebesar 55 %. Menurutnya, parcel mengalami pertumbuhan paling tinggi, yakni sebesar 50% dan Mail hanya tumbuh 17%. Dan momen lebaran juga mendongkrak pendapatan melalui transaksi weselpos internasional yang meningkat hampir 30%? dari 300.000 transaksi pada kondisi normal menjadi 400.000 transaksi.

Disebutkannya, remittance dari luar negeri tumbuh signifikan dengan nilai menyentuh Rp 1,6 triliun.

"Pengiriman uang kebanyakan dari negara-negara yang terdapat banyak tenaga kerja dari Indonesia, seperti Malaysia, Singapura, dan Hongkong," katanya.

Ia menambahkan, PT Pos mencatat pendapatan bersih sebesar Rp 2,1 triliun pada laba hingga akhir Juni tahun 2014. Dan laba bersih pada periode yang sama tercatat mencapai Rp 110 miliar.

Oleh karena itu, pihaknya optimis bisa mencapai target pertumbuhan pendapatan sebesar 17-18 persen akhir tahun ini. Ditargetkan pula pendapatan hingga akhir tahun ini bisa mencapai Rp 4,5 hingga Rp 4,6 triliun dengan target laba bersih sekitar Rp 300 miliar.

"Karena kami melihat kinerja Persero cukup positif dab revenue hingga semester pertama ini juga tumbuh 13-14 persen," katanya. (tif)

Selengkapnya, bisa dibaca di Harian Pagi Tribun Jabar, Kamis (7/8/2014.)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved