Jumat, 10 April 2026

Polisi Lakukan Sistem Buka Tutup di Kawasan Pasar Ciranjang

Arus kendaraan menuju Bandung dari Cianjur, Jawa Barat, Selasa (29/7/2014) siang atau hari kedua Lebaran, mengalami antrean panjang di Jalur Cianjur-B

CIANJUR,TRIBUN - Arus kendaraan menuju Bandung dari Cianjur, Jawa Barat, Selasa (29/7/2014) siang atau hari kedua Lebaran, mengalami antrean panjang di Jalur Cianjur-Bandung, tepatnya mulai dari Jalan Tungturunan-Ciranjang.

Faktor utama penyebab terjadinya antrean, kata Kapos Pam X AKP A Supriyatna, karena tingginya aktifitas warga di Pasar Ciranjang yang terdapat di jalur tersebut. Untuk mengurai kemacetan, pihaknya terpaksa melakukan sistem buka tutup satu arah dengan melihat kondisi panjangnya antrean dari kedua arah, seperti yang terjadi pada pagi hingga siang ini.

"Kita lihat kondisi dan situasi. Ketika antrean mulai memanjang dan tidak bergerak, kita lakukan sistim buka tutup satu arah sebagai solusi. Sejak H-3 antrean padat menuju arah Bandung, sedangkan dari Bandung merayap," katanya seperti dikutip Antara.

Dia menjelaskan, hingga hari kedua Lebaran, pihaknya hanya bisa melakukan sistem buka tutup satu arah secara bergantian, terutama bagi pengendara dengan tujuan Bandung karena tidak ada solusi jalur alternatif.

Sementara itu, memasuki hari kedua Lebaran, volume kendaraan di jalur Puncak-Cipanas, mengalami peningkatan, tetapi tidak menyebabkan antrean. Kendaraan yang melintas, yakni pemudik, pendatang dan warga yang hendak bersilaturahim ke sanak saudaranya.

"Memasuki hari kedua ini, volume kendaraan yang melintas mengalami peningkatan. Antrean hanya terlihat di sejumlah titik rawan, dimana laju kendaraan tersendat, namun tidak sampai berhenti," kata Kapospam I Kompol Boby.

Pihaknya mengimbau penguna jalan dengan tujuan Cianjur dari arah Bogor dapat mengunakan jalur alternatif Hanjawar tembus Pacet untuk menghindari terjebak antrean di depan Pasar Cipanas, yang sudah terjadi sejak pagi.

"Kami mengarahkan penguna jalan dengan tujuan Cianjur, untuk mengambil jalur alternatif tersebut guna menghindari kemacetan. Namun, kami imbau penguna jalan waspada karena selain landasan jalan berlubang, terdapat tebing disepanjang jalur tersebut rawan longsor," kata dia. (Kompas,com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved