Success Story

Berawal dari Cinta Kepada Underground

PASSION di dalam bermusik turut menjadi stimulus baginya untuk mengembangkan usaha clothingan yang digemari anak muda.

Penulis: Isa Rian Fadilah | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

KESUKSESAN PSD tidak terlepas dari kecintaan sang owner terhadap musik underground. Sebelum terjun menjadi pengusaha, ia memiliki sebuah band bernama Peter Says Sorry.

"Ide memproduksi label ini memang dari kegemaran saya bermusik underground. Awal produksi juga masih menggunakan nama itu. Tapi lama kelamaan merasa nggak enak memakai nama band, sehingga ujungnya saya ganti menjadi Peter Say Denim," kata pria bertato ini.

Passion di dalam bermusik turut menjadi stimulus baginya untuk mengembangkan usaha clothingan yang digemari anak muda. Ciri khas musik underground yang keras, sedikit banyak mempengaruhi karakter Peter dalam menjalankan usahanya hingga bisa sukses seperti sekarang.

"Awalnya memang iseng, tapi bisnis ini ternyata menghasilkan uang. Akhirnya dengan pengalaman yang saya punya, dengan passion bermusik yang kuat, PSD ini eksis hingga saat ini. Musik ini sangat melekat dalam diri saya, sehingga apa pun yang saya kerjakan pengaruh itu demikian kuat memacu saya," ujarnya. (Bagian ke-3 (habis) / Laisa Khoerun Nissa)

Selengkapnya, bisa dibaca di Harian Pagi Tribun Jabar, Minggu (6/7/2014).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved