Banjir Tak Ganggu Suplai Sayuran ke Jabodetabek
Banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya tidak memengaruhi pasokan sayuran dari Kabupaten Garut. Semua pasar induk di Jakarta, Bogor, Depok,
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Darajat Arianto
GARUT, TRIBUN - Banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya tidak memengaruhi pasokan sayuran dari Kabupaten Garut. Semua pasar induk di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, (Jabodetabek) berada di dataran yang lebih tinggi sehingga transportasi pengangkutan sayuran tidak terhambat genangan banjir.
Ketua Bamus Subterminal Agribisnis Bayongbong Kabupaten Garut, Endang Solihin, mengatakan distribusi berbagai jenis sayuran yang diangkut puluhan truk per hari tetap tetap sampai ke sejumlah pasar induk di Jabodetabek sesuai jadwal.
"Tidak ada hambatan di perjalanan akibat cuaca atau bencana. Semua sampai tepat waktu. Pasar induk yang biasa mendapat suplai sayuran dari Garut ada di pinggiran kota yang aman dari banjir. Apalagi Bandung. Hanya saja, penyaluran dari pasar induk ke perkotaannya bisa terhambat," kata Endang di Subterminal Agribisnis Bayongbong, Senin (20/1).
Kabupaten Garut sebagai salah satu pemasok terbesar sayuran ke Jabodetabek, katanya, tetap bisa menyalurkannya dengan normal ke Pasar Induk Cibitung di Bekasi, Pasar Induk Kramat Jati di Jakarta Timur, Pasar Induk Tanah Tinggi di Tangerang, dan Pasar Induk Bogor.
Kenaikan harga sekitar 15 persen yang dialami sejumlah sayuran disebabkan cuaca buruk, bukan kesulitan transportasi. Pada musim hujan, katanya, sayuran rentan terkena hama dan penyakit tanaman. (*)