Buruh Bertemu Bupati Bicarakan UMK
Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh, melakukan pertemuan dengan perwakilan buruh di ruang Sekda Kabupaten Cianjur, Rabu (12/11)
Penulis: cis | Editor: Darajat Arianto
CIANJUR, TRIBUN - Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh, melakukan pertemuan dengan perwakilan buruh di ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Rabu (12/11). Kedua belah pihak ini bertemu untuk membicarakan tuntutan para buruh dalam aksi unjuk rasa.
Seperti diketahui, ribuan buruh berdemo di Kantor Bupati. Sebelumnya mereka juga melakukan mereka unjuk rasa di Jalan Raya Bandung atau tepatnya di depan kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur.
Dalam aksi itu, ribuan buruh meminta upah minimum kerja (UMK) Kabupaten Cianjur dinaikan. Pasalnya UMK di Cianjur masih jauh dari kata layak. Selain itu, mereka menuding Bupati Cianjur membohongi para buruh terkait dengan UMK. Rekomendasi UMK yang diberikan cacat hukum dan batal demi hukum.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, para buruh meminta UMK sebesar Rp 1,7 juta. Sedangkan pemerintah merekomendasikan UMK sebesar Rp 1,1 juta. Sementara, buruh di Cianjur menilai rekomendasi itu lebih kecil dari UMK di Sukabumi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). (*)