Pilwakot Bandung

Kandidat Tony Terkaya, Oded Paling Minus

Hasil verifikasi administrasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara para calon wali kota dan wakil wali kota Bandung menunjukkan

Penulis: feb | Editor: Darajat Arianto

BANDUNG, TRIBUN - Hasil verifikasi administrasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) para calon wali kota dan wakil wali kota Bandung menunjukkan Tony Apriliani sebagai kandidat terkaya. Sebaliknya, Oded M Danial merupakan kandidat termiskin, bahkan terminus.

Hal itu terungkap saat konferensi pers yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung tentang hasil verifikasi administrasi LHKPN para kandidat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Embassy Room, Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Bandung, Senin (17/6) malam.

Hasil verifikasi LHKPN dari KPK ini, kata Ketua Pokja Sosialisasi KPU Kota Bandung, Evie Ariadne, hanya sampai pada verifikasi administrasi, tidak sampai kepada verifikasi faktual. Menurut Evie, untuk verifikasi faktual, KPK hanya fokus pada pemilukada di tingkat provinsi sehingga tidak ada verifikasi faktual untuk pemilukada tingkat kota/kabupaten.

"KPK tidak mengecek secara langsung ke tiap calon. KPK hanya memeriksa data yang diberikan calon bersama syarat pencalonan lainnya," ujar Evie.

Dari hasil verifikasi, diketahui jumlah harta calon wali kota nomor urut satu, Edi Siswadi, sebesar Rp 3.800.681.700. Calon wakilnya, Erwan Setiawan, Rp 3.537.671.951 ditambah 15.000 dolar AS.

Kemudian calon wali kota nomor urut dua, Wahyudin Karnadinata, memiliki total harta Rp 1.138.101.250, dan calon wakilnya, Tonny Aprilani, sebesar Rp 6.988.008.603.

Wawan Dewanta, calon wali kota nomor urut tiga, memiliki harta sebanyak Rp 2.589.525.764 dan utang sebesar Rp 250.000.000. Harta calon wakilnya, M Sayogo, sebesar Rp 566.928.000.

Calon wali kota nomor urut empat, Ridwan Kamil memiliki harta sebesar Rp 2.282.338.700, sedangkan calon wakilnya Oded M Danial Rp 86.872.390 dan utang sebesar Rp 847.500.000.

Berikutnya, calon wali kota nomor urut lima, Ayi Vivananda, memiliki harta sebanyak Rp 1.219.909.760. Calon pendampingnya, Nani Suryani, Rp 6.587.235.218 dan 1.433 dolar AS.

Calon wali kota nomor urut enam, MQ Iswara, memiliki kekayaan sebanyak Rp 5.013.968.303 dan calon wakilnya, Asep Dedy Ruyadi Rp 4.074.610.000.

Lalu calon wali kota nomor urut tujuh, Budi Setiawan, sebanyak Rp 1.896.240.000 dan calon wakilnya, Rizal Firdaus, Rp 2.485.400.000. Terakhir, harta kekayaan calon wali kota urut depalan, Bambang Setiadi mencapai Rp 5.789.861.254 dan calon wakilnya, Alex Tahsin Ibrahim, sebesar Rp 449.392.973.

Pengumuman hasil verifikasi administrasi ini menimbulkan banyak protes dari beberapa kandidat. Menurut mereka, hasil verifikasi LHKPN tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

"Saya diberi rumah baru oleh ibu saya. Nilai bangunan Rp 3,2 miliar. Saya laporkan sesuai dengan itu, tapi di laporan KPK nilai rumah Rp 335 juta. Berarti jumlah keseluruhan harusnya lebih besar," ujar Erwan Setiawan kepada wartawan.

Ia mengatakan, jika di masa mendatang laporan hartanya tiba-tiba melonjak jumlahnya, akan timbul pertanyaan di masyarakat. Mengenai uang dolarnya, ia mengatakan untuk persiapan naik haji.

Protes juga datang dari Ayi Vivananda. Ia mengatakan kekayaannya hanya sekitar Rp 600 juta. Di dalam laporan kekayaannya, tercatat ada kepemilikan surat berharga yang ia rasa seharusnya tak ada.

Oded M Danial menjelaskan mengenai hartanya yang tercatat paling sedikit di antara para kandidat lainnya. "Utang Rp 847 juta itu untuk kredit rumah selama 15 tahun. Saya tidak memiliki kendaraan roda empat hingga hari ini, bisa diperiksa langsung. Selama ini saya menggunakan mobil dinas. Sedangkan gaji saya di dewan 19 juta," ujarnya.

Selain itu, Nani Suryani menjelaskan jumlah kekayaannya bersama suaminya, Dada Rosada. Pembacaan harta kekayaan ini dihadiri oleh kedelapan pasangan calon Pilwalkot Bandung, kecuali Tonny Aprilani dan Budi Setiawan. Seluruh kandidat yang hadir pun membacakan LHKPN masing- masing. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved