16 Ponsel Paling Ikonik Sepanjang Masa
Telepon seluler atau ponsel telah menemani manusia selama 40 tahun. Seorang insinyur Motorola bernama Martin Cooper pertama kali melakukan
10. LG Chocolate
Satu lagi ponsel yang menjadi pilihan kaum hawa adalah LG Chocolate
atau KG800. Selain hitam, putih dan coklat, ponsel ini juga tersedia
dalam warna merah muda.
11. Motorola Rokr E1
Setelah sukses dengan seri Razr, Motorola merilis ponsel seri Rokr.
Untuk memperkaya pengalaman mendengarkan musik di Rokr E1, Motorola
bekerja sama dengan Apple untuk menyematkan perangkat lunak multimedia
iTunes. Pengguna bisa menyinkronisasikan akun iTunes di Rokr E1 dan
menikmati hingga 100 lagu.
Namun, tampilan antarmuka Rokr E1 tidaklah menarik. Ia terpaksa menjadi ponsel gagal dan tersingkir dengan pemutar musik digital iPod buatan Apple.
12. Nokia N95
N95 dirilis saat Nokia sedang berada di puncak kejayaan. Dirilis pada
tahun 2007, N95 sudah bisa disebut sebagai ponsel pintar karena memakai
sistem operasi Symbian 9.2. Ia menawarkan serangkaian fitur canggih,
termasuk kamera 5MP, GPS, dan perangkat lunak browser untuk berselancar internet.
Media penyimpanan data N95 bisa diperluas dengan kartu memori MicroSD. Ponsel inilah yang menandai pemakaian MicroSD sebagai media penyimapanan data tambahan untuk ponsel, mengingat ukurannya yang kecil.
13. Apple iPhone
Tak dapat disangkal bahwa iPhone masuk dalam jajaran ponsel ikonik.
iPhone generasi pertama bisa disebut sebagai iPod yang bisa menelepon
dan berkirim pesan. Sebab, iPhone kala itu tak bisa menjalankan aplikasi
pihak ketiga dan sangat lambat. Namun, ia telah mendukung navigasi
layar sentuh.
Apple terus mengembangkan iPhone dan membangun ekosistem aplikasi sehingga menjadi yang terkuat di masa kini. Desain iPhone menginspirasi bentuk ponsel pintar yang sekarang ada di pasar.
14. T-Mobile G1 dengan Google
Konsorsium Open Handset Alliance sudah terbentuk dan salah satu
pemimpinnya adalah perusahaan internet Google yang mulai serius
mengembangkan sistem operasi mobile Android.
T-Mobile G1 sejatinya adalah ponsel yang dibuat oleh produsen asal Taiwan. HTC. Namun, di Amerika Serikat, G1 tidak mengusung nama HTC. Menurut Google dan operator seluler saat itu, merek HTC belum cukup kuat dalam bisnis ponsel sehingga di Amerika dan beberapa negara lain, G1 memakai nama dari operator seluler yang menjualnya.
Kala itu, G1 belum didesain layar sentuh penuh karena pengguna dianggap belum siap memakai ponsel layar sentuh. Atas dasar itu, G1 didesain dengan papan ketik fisik dan trackball seperti ponsel BlackBerry.