Harga BBM Naik

Organda Jabar Tolak Kenaikan BBM

Jajaran DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jabar menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM.

Penulis: | Editor: nip
BANDUNG, TRIBUN - Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, yang kemungkinan besar bergulir pada 1 April 2012, mendapat reaksi berbagai kalangan dunia usaha, termasuk yang bergerak dalam bidang transportasi.

Jajaran DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jabar, secara tegas, menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM tersebut. Ketua DPD Organda Jabar, Aldo F Wiyana, mengemukakan, banyak faktor yang membuat jajarannya mnolak rencana tersebut. Menurutnya, kenaikan harga BBM tersebut dapat menimbulkan multiplayer effect.

"Artinya, dapat memicu kenaikan harga berbagai jenis barang, tidak hanya kebutuhan pokok, tetapi juga yang lainnya, termasuk komoditi yang berkaitan dengan dunia transportasi dan otomotif, semisal suku cadang," paparnya di Jalan Soekarnohatta 385 Bandung.

Padahal, saat ini, kata Aldo, harga berbagai jenis suku cadang kendaraan, termasuk untuk angkutan, sudah naik. Contohnya, sebut dia, harga jual ban. "Kondisi dunia transportasi, khususnya, angkutan umum, dapat semakin berat jika pemerintah bersikukuh menaikkan harga BBM," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved