Kecelakaan Bus di Puncak
Polisi Kantongi Identitas Sopir Bus
GARUT, TRIBUN - Pascakecelakaan maut bus Karunia Bakti di Cisarua Bogor, Jawa Barat, petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut langsung melakukan pemeriksaan terhadap petugas pul (pos pemberangkatan) bus yang berada di Garut.
Penulis: M Zezen Zainal Muttaqin | Editor: Deni Denaswara
GARUT, TRIBUN - Pascakecelakaan maut bus Karunia Bakti di Cisarua Bogor, Jawa Barat, petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut langsung melakukan pemeriksaan terhadap petugas pul (pos pemberangkatan) bus yang berada di Garut.
Pasalnya, sebelum mengalami kecelakaan, bus Karunia Bakti tujuan Jakarta tersebut diketahui berangkat dari Terminal Guntur Garut, Jumat (10/2) sore.
Dari bagian operasional pul bus Karunia Bakti tersebut, polisi berhasil mengantongi identitas pengemudi bus yang bernama Lukman Iskandar. Sedangkan kondektur bus maut itu bernama Dedi Junaedi dan Rohman Nur. Pengemudi dan kedua kondektur tersebut diketahui seluruhnya merupakan warga Garut.
Menurut petugas, bus maut dengan seri bodi G-26 itu memang berangkat dari Terminal Guntur Garut menuju Jakarta pada Jumat (10/2) sekitar pukul 12.30.
Usai kecelakaan maut tersebut, belum diketahui secara pasti kondisi pengemudi maupun kondektur karena pos kontrol kehilangan kontak dengan ketiga awak bus Karunia Bakti tersebut. (zam)