Selasa, 26 Mei 2026

Pasien Diberi Terapi Oralit Hingga Anti Mual

LEMBANG, TRIBUN - Kepala Puskesmas DTP Jayagiri Lembang, dr Yana Mulyana, mengatakan untuk mendapatkan keterangan mengenai penyebab pasti kasus yang diduga keracunan itu, pihaknya harus menunggu uji sampel makanan dan muntahan korban di

Tayang: | Diperbarui:

LEMBANG, TRIBUN - Kepala Puskesmas DTP Jayagiri Lembang, dr Yana Mulyana, mengatakan untuk mendapatkan keterangan mengenai penyebab pasti kasus yang diduga keracunan itu, pihaknya harus menunggu uji sampel makanan dan muntahan korban di laboratorium, semingguan kemudian.

"Kalau dilihat dari kronologisnya, kemungkinan besar mereka muntah karena keracunan nasi goreng. Kami obati pasien sesuai gejalanya. Untungnya tidak ada yang mengalami dehidrasi berat, hanya sedang dan ringan," kata Yana, Sabtu (11/2).

Yana mengatakan pihaknya telah memberi enam pasiennya itu dengan terapi oralit, memberikan infus, antibiotik, dan obat anti mual. Keracunan makanan, ujarnya, sebagian besar disebabkan bahan makanannya yang telah dihinggapi jamur dan bakteri.

"Personal hygiene yang masaknya juga mempengaruhi kebersihan makanannya. Juga, jangan sampai lah makanan yang dibiarkan di udara terbuka selama lebih dari enam jam dimakan lagi. Kebanyakan disebabkan bakteri e-coli," kata Yana. (aa)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved