Kredit UMKM Capai Rp 8,3 Triliun
BANDUNG, TRIBUN - Tidak dipungkiri, bahwa keberadaan dan peran para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menunjang roda perekonomian begitu penting. Pasalnya, kehadiran mereka dapat meminimalisir angka pengangguran di tanah air, khususnya,
Penulis: | Editor: Deni Denaswara
BANDUNG, TRIBUN - Tidak dipungkiri, bahwa keberadaan dan peran para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menunjang roda perekonomian begitu penting. Pasalnya, kehadiran mereka dapat meminimalisir angka pengangguran di tanah air, khususnya, Jabar.
Namun, sejumlah hal masih menjadi kendala para pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya. Satu di antaranya, dalam hal pendanaan. Melihat kondisi itu, butuh peran aktif lembaga-lembaga perbankan. Di antaranya, melalui likuiditas kredit.
Kepala Kantor Bank Indonesia Bandung (KBIB), Lucky Fathul Aziz Hadibrata, mengemukakan, selama tahun lalu, total kredit perbankan di Jabar mencapai Rp 160,08 triliun. "Sekitar 31,75 persennya, atau senilai Rp 8,3 triliun, tersalurkan bagi para pelaku UMKM," tandas Lucky, Rabu (8/2). (win)