Bankable Minim Hambat Pertumbuhan Pengusaha Baru
BANDUNG, TRIBUN - Untuk terus mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi, peran dan kehadiran para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sangat dibutuhkan. Pasalnya, kehadiran sektor tersebut dapat berfungsi untuk meminimalisir tingkat pengangguran
Penulis: | Editor: Deni Denaswara
BANDUNG, TRIBUN - Untuk terus mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi, peran dan kehadiran para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sangat dibutuhkan. Pasalnya, kehadiran sektor tersebut dapat berfungsi untuk meminimalisir tingkat pengangguran.
Kepala Kantor Bank Indonesia Bandung (KBIB), Lucky Fathul Aziz Hadibrata, mengutarakan, sayangnya, potensi besar yang dimiliki Jabar kurang diimbangi pertumbuhan pelaku UMKM. Menurutnya, sampai saat ini, masih banyak pelaku UMKM yang belum bankable.
Dia mengemukakan, sebenarnya, sejak 2003, tatar Pasundan memiliki lembaga yang berfungsi untuk mendampingi para pelaku UMKM, yaitu Pusat Pengembangan Pendamping UKM (P3UKM).
Melihat hal itu, kata Lucky, idealnya, di Jabar terjadi pertumbuhan wirausahawan. Sejauh ini, ungkapnya, di Jabar, persentase para pelaku usaha masih tergolong minim, yaitu sekitar 0,2 persen. "Idealnya, Jabar, yang kini berpenduduk sekitar 43 juta jiwa, tatar Parahyangan memiliki 2,5 persen pelaku usaha," cetusnya. (win)