Lezatnya Roti Cane dengan Semangkuk Kari

ROTI canai atau kadang disebut roti cane sudah tidak asing di telinga orang-orang Indonesia terutama yang berdomisili di Pulau Sumatra. Roti ini merupakan jenis roti tipis yang konon berasal dari India tapi cukup populer di Malaysia dan Indonesia.

Editor: Deni Denaswara

ROTI canai atau kadang disebut roti cane sudah tidak asing di telinga orang-orang Indonesia terutama yang berdomisili di Pulau Sumatra. Roti ini merupakan jenis roti tipis yang konon berasal dari India tapi cukup populer di Malaysia dan Indonesia.

Roti cane juga banyak bentuknya. Ada yang berbentuk bulat pipih kecil, ada juga yang besar lalu dilipat. Ada juga yang bertekstur kering dan krispi, ada juga yang agak basah dan tebal. Biasanya roti cane itu krispi di luar tapi agak basah dan tebal di bagian dalamnya.

Beberapa daerah di Indonesia punya menu roti cane sendiri.Tentu saja dengan cita rasa berbeda-beda. Roti cane ini biasanya ditawarkan di restoran-restoran Melayu, Aceh, dan juga Medan. Roti cane biasanya dimakan dengan kuah kari. Bisa kari ayam, sapi, atau kambing. Kari-kari ini lah yang biasanya punya cita rasa berbeda.

Di Katjapiring yang mengusung konsep melayu peranakan misalnya, kari yang ditawarkan untuk disantap bersama roti cane adalah kari yang bercita rasa agak gurih tapi tidak segurih kari yang umum ada di Indonesia.

"Rempahnya itu memang kuat. Tapi memang rasanya tidak segurih kari di sini. Karena biasanya kari khas melayu itu tidak terlalu gurih," ujar Innocentia, Operational Manager Katjapiring. Semangkuk kari dengan sepotong ayam disajikan untuk menemani makan roti cane.

Untuk roti cane-nya, resto yang berlokasi di Paris Van Java Mall ini punya penyajian roti cane yang cukup unik. Roti cane-nya bertekstur krispi. Tipis dan kering di luar tapi tebal dan agak basah di dalam menjadi ciri khas roti cane di sini.

Penyajiannya pun dibuat cukup unik. Roti cane-nya dibuat berdiri. Menu yang diberi nama roti canai and chicken curry ini ditawarkan Rp 24.500 per porsinya.

Tidak seperti roti cane melayu di Katjapiring, roti cane medan yang dijual di Warung Soto Medan  di Jalan Surapati  punya bentuk bulat kecil, agak tebal, dan agak basah. Satu porsi roti cane terdiri dari dua buah roti cane berdiameter sekitar 10 sentimeter.

Dua roti cane itu lalu disiram kari khas medan dengan potongan daging ayam. Kari khas medan ini punya cita rasa yang berbeda juga. Rasa pedasnya begitu terasa. Rempahnya pun cukup kuat sehingga punya aroma khas.

Seporsi roti cane medan dengan kari ayam pedas ini ditawarkan Rp 10.000 saja per porsinya.

Berbeda dengan kari medan yang pedas, kari kambing aceh yang disajikan untuk menemani makan roti cane di Cie Rasa Loom punya cita rasa yang cenderung manis. Aroma dan rasa rempah-rempahnya yang cukup "tebal" membuat kari aceh lebih kental dari pada kari lainnya.

Kari ini disajikan sebagai pendamping makan roti cane. Roti cane di restoran Aceh yang berlokasi di Jalan Buahbatu  ini berbentuk lebar dan tipis. Ketika disajikan roti cane itu dilipat menjadi ukuran yang lebih kecil. Roti cane di sini agak basah

Roti cane dan semangkuk kari dengan potongan daging kambing ditawarkan Rp 25.000 per porsinya di resto yang buka 24 jam ini.

Beda daerah, beda juga penyajian roti canenya. Bagi Anda yang ingin mencoba makanan melayu ini, ketiga tempat yang menawarkan roti cane ini bisa Anda jadikan referensi. (cc)
 

Menikmati Roti Cane + Kari di Bandung
1.Katjapiring, Parijs Van Java Mal, Jl Sukajadi
2. Cie Rasa Loom, Jl Buahbatu No 154
3. Warung Soto Medan, Jl Surapati No 161

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved