Seagate Raup Pendapatan Rp 28,8 Triliun
BANDUNG, TRIBUN - Dikutip dari rilis yang dikirimkan kepada Tribun, Kamis (2/2) siang, Seagate Technology plc (NASDAQ: STX) pada 31 Januari melaporkan hasil keuangan perusahaan untuk periode kuartal yang berakhir 30 Desember 2011.
Penulis: Agung Yulianto Wibowo | Editor: Deni Denaswara
BANDUNG, TRIBUN - Dikutip dari rilis yang dikirimkan kepada Tribun, Kamis (2/2) siang, Seagate Technology plc (NASDAQ: STX) pada 31 Januari melaporkan hasil keuangan perusahaan untuk periode kuartal yang berakhir 30 Desember 2011. Perusahaan tersebut mengirimkan 47 juta disk drive dan melaporkan pendapatan 3,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 28,8 triliun, dengan marjin kotor 31,6 persen, penghasilan bersih 563 juta dolar AS, dan keuntungan dilutif per saham 1,28 dolar AS.
Untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Desember 2011, perusahaan melaporkan pendapatan 6,0 miliar dolar AS, marjin kotor 26,0 persen, penghasilan bersih 703 juta dolar AS, dan keuntungan dilutif per saham 1,61 dolar AS.
Untuk basis non-GAAP, yang tidak menyertakan dampak bersih dari beberapa hal, Seagate melaporkan penghasilan bersih 727 juta dolar AS dan keuntungan dilutif per saham 1,67 dolar AS. Seagate mengembalikan 151 juta dolar AS untuk para pemegang saham dalam bentuk dividen, serta membeli kembali saham Seagate seharga 191 juta dolar AS, atau setara dengan sekitar 13 juta saham.
Akuisisi Aset Cakram Keras Samsung
Pada 19 Desember 2011 Seagate mengumumkan selesainya akuisisi bisnis cakram keras (hard disk drive) dari Samsung Electronics Co, Ltd. Berkaitan dengan transaksi ini, amortisasi aset tak berwujud dalam akuisisi tersebut yang mencapai 5 juta dolar AS(pengeluaran non-tunai) dimasukkan dalam penghasilan bersih basis GAAP untuk periode fiskal kuartal kedua dan periode enam bulan yang berakhir 30 Desember 2011.
Untuk kuartal fiskal yang ketiga yang berakhir 30 Maret 2012, perusahaan menargetkan amortisasi aset tak berwujud yang berkaitan dengan akuisisi sebesar kurang lebih 35 juta dolar AS. (guy)