Pengusaha Tolak Pembatasan BBM Bersubsidi
BANDUNG, TRIBUN - Tahun ini, ada dua rencana pemerintah yang mendapat sorotan banyak kalangan, termasuk dunia usaha, yaitu rencana pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Penulis: | Editor: Deni Denaswara
BANDUNG, TRIBUN - Tahun ini, ada dua rencana pemerintah yang mendapat sorotan banyak kalangan, termasuk dunia usaha, yaitu rencana pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Bagi dunia usaha, tentunya, rencana itu tidak populis. Bahkan, kalangan tersebut menilai rencana-rencana pemerintah itu dapat menambah beban mereka. "Saya kira, adanya rencana pembatasan pembelian BBM bersubsidi beban dunia usaha makin berat. Itu karena biaya produksi bertambah," kata Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar, Deddy Widjaya, Rabu (4/1).
Deddy berpendapat, jika pemerintah merealisasikan kedua rencana tersebut, hal itu berpotensi menghambat laju pertumbuhan ekonomi. Saat ini, pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk Jabar, berlangsung kondusif.
"Melihat hal itu, jelas, kami menolak rencana pemerintah tersebut," tegas Deddy. (win)