Tak Pakai Helm Dominasi Pelanggaran Pengendara Roda Dua di Purwakarta
Ribuan penindakan itu dilakukan selama Operasi Keselamatan Lodaya 2019 yang digelar sejek 3 Mei hingga 16 Mei 2019.
Penulis: Haryanto | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Jajaran Satlantas Polres Purwakarta berhasil menindak lebih dari 2000 pengemudi kendaraan karena terbukti tidak mentaati aturan berlalu lintas.
Ribuan penindakan itu dilakukan selama Operasi Keselamatan Lodaya 2019 yang digelar sejek 3 Mei hingga 16 Mei 2019.
Operasi tersebut digelar menjelang arus mudik dan balik lebaran berlangsung, bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalulintas saat momen tersebut.
Hal tersebut dijelaskan oleh KBO Lantas Polres Purwakwrta, Iptu Gugun Gunadi saat ditemui di Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta, Sabtu (18/5/2019).
"Selama operasi keselamatan ini kami menyediakan 2.000 surat tilang. Ada 2.538 pengendara yang berhasil ditindak Karen melanggar aturan berkendara," kata Gugun menegaskan.
Ia menyebut razia dilakukan di sejumlah titik strategis yang sering digunakan masyarakat untuk berkendara.
Seperti di depan Gerbanng Tol Jatiluhur (Ciganea) dan di depan Pasar Jumat, Cipaisan, serta di sekitar Jalan Veteran.
Banyaknya masyarakat yang terkena tilang, kata Gugun menunjukan bahwa kesadaran para pengendara mematuhi lalulintas masih minim.
"Pengendara yang kami tindak memang melebihi surat tilang yang kami sediakan. Hal itu menandakan masih banyak masyarakat yang kurang menyadari keselamatannya saat berkendara," ucapnya.
Namun demikian, penindakan yang dilakukan oleh pihaknya semata-mata untuk mengurangi kecelakaan yang diakibatkan pengemudi sendiri.
Ia pun mengimbau kepada para pengendara untuk memperhatikan keselamatan dan perhatikan juga kelengkapan surat-surat kendaraan.
Gugun menyebut pelanggaran didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm sebagai safety riding.
"Rata-rata pengendara roda dua tidak menggunakan helm, padahal itu untuk keselamatan sendiri. Karena yang paling penting adalah keselamatan," ujar dia.(*)