Potensi Zakat Kota Tasikmalaya Capai Rp 60 Miliar Pertahun, tapi Belum Dimaksimalkan

Baznas Kota Tasikmalaya mencatat potensi zakat pertahun mencapai Rp 60 miliar.

Potensi Zakat Kota Tasikmalaya Capai Rp 60 Miliar Pertahun, tapi Belum Dimaksimalkan
Istimewa / lescahiersdelislam.fr
Ilustrasi Zakat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Baznas Kota Tasikmalaya mencatat potensi zakat pertahun mencapai Rp 60 miliar. Namun potensi tersebut belum bisa dimaksimalkan.

Ketua Baznas Kota Tasikmalaya, Wawan Nawawi mengatakan pengelolaan zakat saat ini masih belum mencapai 50 persen. Zakat yang dikelola Baznas, kata dia, baru sekitar Rp 20 Miliar.

"Memang masih perlu digenjot lebih lagi potensi zakat ini dan pastinya sangat membutuhkan partisipasi semuanya termasuk pemerintah daerah," kata Wawan Nawawi saat dihubungi Tribun Jabar, Jumat (17/5/2019).

Potensi zakat saat ini yang terus didorong ialah potensi-potensi yang ada di BUMN, BUMD, OPD, Pengusaha yang hingga saat ini masih minim.

"Termasuk yang sudah mulai jalan setahun terakhir ini ialah zakat profesi ASN. Saat ini sekitar 75 persen yang mematuhi tapi masih ada saja yang tidak membayar zakat," ujar Wawan.

Potensi zakat yang sangat mungkin bisa dilakukan selain zakat profesi ASN, yakni ialah zakat OPD.

Menurutnya, jika OPD patuh membayar zakat maka nantinya terkumpul akan dioptimalkan sesuai kedinasannya.

MUI Sebut Aksi People Power Malah Bawa Kerusakan dan Imbau Masyarakat Tidak Ikut Aksi

"Misal zakat dinas kesehatan, ya optimalkan kepada mustahik yang mengalami persialan kesehatan, begitu juga yang lainnya misal dinsos, disdik, dan dinas lainnya," tutur dia.

Lebih lanjut, kata dia memang perlu ada regulasi yang mendukung dari pemerintah daerah dalam hal ini Pemkot Tasikmalaya.

Melalui aturan yang diturunkan pemerintah daerah pastinya menurut Wawan akan bisa mengoptimalka. potensi zakat yang ada.

"Pemerintah daerah bisa saja membuat regulasi khususnya bagi pengusaha misal, dalam pengurusan izin usaha satu syaratnya selain tertib pajak ditambah harus tertib zakat," jelas Wawan.

Baznas yang hanya bertugas mengkordinir zakat, mengajak semua elemen untuk selalu berkordinasi bersama dalam penyaluran zakat.

Maybank Bersama Dompet Dhuafa Buka Puasa Bersama dan Bagikan Santunan untuk Anak Yatim

Tujuannya selain mengintegrasi data juga untuk mengoptimalkan potensi zakat, dan memastikan zakat tersalur tepat sasaran.

"Insha Allah persoalan penegnetasan kemisikinan bisa diselesaikan apabila potensi zakat ini benar-benar dioptimalkan," kata dia.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved