Pelebaran Jalan Majalaya-Rancaekek akan Dilakukan Sesudah Hari Raya Idulfitri 2019

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung, akan menunda pelebaran jalan Majalaya-Rancaekek

Pelebaran Jalan Majalaya-Rancaekek akan Dilakukan Sesudah Hari Raya Idulfitri 2019
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Kondisi jalan rusak di Jalan Raya Majalaya-Rancaekek akibat diterjang banjir. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung, akan menunda pelebaran jalan Majalaya-Rancaekek sesudah Hari Raya Idulfitri 2019.

Titik di Jalan Raya Majalaya-Rancaekek yang akan dilakukan pelebaran yakni, titik Perumahan Bumi Rancaekek Kencana Gerbang dua hingga Jembatan Sungai Citarik.

Cecep mengatakan, alasan jadwal pelebaran jalan tersebut dimundurkan karena April hingga Mei 2019 bertepatan dengan rangkaian pemilu, untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan.

"Kegiatan kami kerap diarahkan ke kegiatan politis, padahal kita teknokratis. Intruksi Kadis jangan dulu dilaksanakan," kata Cecep melalui sambungan telepon, Kamis (16/4/2019).

Pihaknya pun saat ini pihaknya masih menunggu proses lelang pengerjaan proyek jalan, sehingga Juni mendatang proses dapat segera dilaksanakan.

Cecep mengatakan, pelebaran yang akan dilakukan selebar dua meter dan memiliki panjang satu kilometer.

"Yang terjadi, bila ada kendaraan besar melintas dari arah berlawanan harus berhenti salah satunya, maka dari itu pelebaran harus segera dilakukan," kata Cecep.

Bulan Ramadan, Aksi Premanisme di Kota Cimahi Menjamur, Pak Ogah Pun Jadi Sasaran Polisi

Untuk anggaran pelebaran jalan, kata Cecep, masih dalam perhitungan dan kemungkinan akan menggunakan ruang milik jalan (rumija) yang berada di dekat saluran drainase.

"Supaya kepadatan kendaraan bisa teratasi dan lalu lintas tidak menjadi padat juga," katanya.

Berdasarkan, data yang berhasil dihimpun Tribun Jabar, Dinas PUTR Kabupaten Bandung, total panjang ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Bandung, yakni 1.160 kilometer.

Pelebaran jalan tersebut dilakukan, untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi terutama pada waktu pagi serta sore hari, karena jalur tersebut merupakan perlintasan kendaraan besar industri.

Bukan Tatto, Tulisan di Kaki Korban Mutilasi Ternyata Dibuat Pelaku, Ini Alat-alat yang Dia Pakai

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved