Bulan Ramadan, Aksi Premanisme di Kota Cimahi Menjamur, Pak Ogah Pun Jadi Sasaran Polisi

Selama bulan Ramadan aksi premanisme seperti Pak Ogah dan tukang parkir liar menjadi sasaran anggota Satuan Sabhara

Bulan Ramadan, Aksi Premanisme di Kota Cimahi Menjamur, Pak Ogah Pun Jadi Sasaran Polisi
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
Pelaku aksi premanisme yang terjaring operasi pekat diamankan di Mapolres Cimahi, Kamis (28/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Selama bulan Ramadan aksi premanisme seperti Pak Ogah dan tukang parkir liar menjadi sasaran anggota Satuan Sabhara Polres Cimahi saat melaksanan operasi penyakit masyarakat (Pekat).

Hal tersebut dilakukan karena saat bulan Ramadan aksi atau pelaku premanisme tersebut semakin manjamur. Mereka kerap beraksi ditempat keramaian yang ada di sejumlah wilayah Kota Cimahi dan kerap merasahkan masyarakat.

Kepala Satuan Sabhara Polres Cimahi, AKP Oeng Choeruman, mengatakan, target operasi terhadap premanisme tersebut untuk memberikan rasa nyaman terhadap masyarakat terutama bagi umat islam yang menjalankan ibadah puasa.

"Pelaku premanisme saat bulan ramadan memang meningkat, berbeda dengan hari-hari biasa. Makanya kami terus melakukan razia untuk menjaga ke khusyuan ibadah puasa," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Kamis (16/5/2019).

Berdasarkan hasil pemerikasaan terhadap pelaku premanisme yang sudah diamankan, kata Oeng, kebanyakan pelakunya orang baru yang mengikuti orang lama. Sebab, saat bulan ramadan kebutuhan sehari-hari mereka meningkat.

Banyak Jalan Tikus Memasuki Tol Cisumdawu, Tak Heran Kini Dipakai Ngabuburit

"Pelaku yang kami amankan biasanya orang lama, tapi saat bulan ramadan ini banyak orang baru karena mungkin ikut-ikutan akibat terhimpit masalah ekonomi," kata Oeng.

Setiap melakukan razia premanisme tersebut, rata-rata polisi mengamankan belasan orang dan jumlah tersebut memang lebih banyak jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.

"Untuk Pak Ogah yang masuk salah satu perilaku premanisme yang mengganggu ketertiban umum kita lakukan razia lalu kami melakukan pendataan," katanya.

Selama ini pihaknya kebanyakan memberikan pembinaan terhadap orang-orang yang melakukan aksi premanisme tersebut. Tetapi untuk memberikan efek jera sesekali pelaku premanisme itu dibawa ke pengadilan untuk disidang.

Frank Lampard Diisukan ke Chelsea, Final Liga Europa Akan Jadi Laga Terakhir Maurizio Sarri

"Di pengadilan mereka harus mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring) untuk memberikan efek jera agar tidak melakukan hal yang sama, mengganggu ketertiban umum," ucapnya.

Sementara dalam pembinaaan, pihaknya memberikan pemahanan agar mereka menaati peraturan yang ada supaya kegiatan mereka tidak mengganggu kegiatan masyarakat yang lain.

Selain aksi premanisme dalam melakukan operasi pekat ini, polisi juga melakukan razia miras dan patroli balap liar di daerah Margaasih yang masuk perbatasan Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved