BI Siapkan Rp 3,92 Triliun Uang Pecahan Baru untuk Priangan Timur Saat Ramadan dan Lebaran 2019

Selama Ramadan dan menjelang Lebaran 2019, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya menyiapkan Rp 3,92 triliun

BI Siapkan Rp 3,92 Triliun Uang Pecahan Baru untuk Priangan Timur Saat Ramadan dan Lebaran 2019
Istimewa
Duit 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Selama Ramadan dan menjelang Lebaran 2019, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya menyiapkan Rp 3,92 triliun uang pecahan baru untuk wilayah Priangan Timur.

Menurut Kepala Kpw Bank Indonesia Tasikmalaya, Heru Saptaji, jumlah yang disiapkan jauh lebih besar dibanding prediksi sebelumnya.

"Prediksi awal kami hanya sebesar Rp 3,41 triliun, tapi melihat peningkatan transaksi ternyata kebutuhannya meningkat. Maka kami siapkan sebesar Rp 3,92 triliun," kata Heru Saptaji, Kamis (16/5/2019) petang.

Uang pecahan baru yang disipakan tersebut terdiri dari Rp 3,59 triliun uang pecahan besar (Pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu) dan Rp 0,33 triliun uang pecahan kecil (di bawah Rp 50 ribuan).

Menurut penuturan Heru, nominal yang disiapkan untuk Ramadan dan menjelang Lebaran 2019 ini bertambah jika dibandingkan dari tahun sebelumnya.

"Jumlahnya meningkat sekitar 13,4 persen dari tahun sebelumnya. Ini menjadi indikasi pertukaran uang di Priatim menggeliat signifikan," jelasnya.

Selama Ramadan ini, layanan penukaran uang bisa dilakukan di sebanyak 29 bank dan 19 BPR yang tersebar di Priangan Timur.

7 Calon TKI Ilegal Asal Garut Gagal Berangkat ke Luar Negeri, Perusahaan Penyalurnya Ilegal

"Penukaran uang melalui layanan kas prima, selain di bank umum dan BPR, untuk memenuhi kebetuhan masyarakat, kami mengoptimalkan kas keliling baik yang di dalam kota maupun di luar kota. Kas keliling terus hadir di pusat-pusat keramaian," tuturnya.

Dalam layanan kas keliling BI bekerjasama dengan 7 bank. Dan bisa ditemui di operasi pasar murah yang digelar di sejumlah tempat selama Ramadan.

Heru menambahkan, Kpw Bank Indonesia Tasikmalaya mengimbau agar masyarakat tetap bijak melakukan transaksi tunai maupun nontunai selama Ramadan dan menjelang Ramadan.

"Ingat selalu perhatikan transaksi, apalagi penggunaan non tunai selama Ramadan," kata Heru.

Imbauan selanjutnya ialah masyarakat agar melakukan penukaran pecahan baru dianjurkan untuk melakukan penukaran di tempat resmi.

"Terakhir selalu berhati-hati saat bertransaksi, ingat prinsip 3D (dilihat, diraba, diterawang). Kemudian jaga rupiah caranya ingat 5 Jangan yakni jangan (mencoret, menstrepler, membasahi, meremas, melipat) uang," katanya.

PSGC Ciamis Incar Atep, Tantan, dan Bio Paulin, 15 Pemain Sudah Dicoret, Kini Tinggal 30 Pemain

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved