Bawaslu Purwakarta Temukan Petugas Sorlip Susu Bekerja Tak Sesuai SOP

Sesuai dengan SOPnya, Binos menjelaskan proses sorlip susu harus melewati beberapa tahapan sebelum kemudian dilipat dan dikemas.

Bawaslu Purwakarta Temukan Petugas Sorlip Susu Bekerja Tak Sesuai SOP
haryanto/tribun jabar
Proses Sorlip yang dilakukan KPU Purwakarta itu dilaksanakan di GOR Purnawarman, Sindangkasih, Purwakarta oleh setidaknya 300an orang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Purwakarta menemukan petugas sortir dan lipat (sorlip) surat suara dari KPU Purwakarta yang diduga tidak melakukan SOP Sorlip dengan benar.

Hal itu terpantau saat pihak Bawaslu turut mengawasi proses pelipatan surat suara untuk calon DPD RI.

Proses Sorlip yang dilakukan KPU Purwakarta itu dilaksanakan di GOR Purnawarman, Sindangkasih, Purwakarta oleh setidaknya 300an orang.

Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan dan Hubal Bawaslu Purwakarta, Oyang Este Binos, mengatakan pihaknya temukan salah satu petugas tidak teliti melakukan proses sortir sebelum surat suara dilipat.

"Petugas sorlip susu (surat suara) tersebut langsung melipat Susu yang baru keluar dari dus, tanpa memeriksa kelaikan susu itu lebih dulu," kata Binos saat dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (7/3/2019).

Dia menyebut, proses Sorlip susu itu harus sesuai SOP, sebab SOP ditentukan agar surat suara yang nantinya digunakan pada pemilu laik digunakan.

Sesuai dengan SOPnya, Binos menjelaskan proses sorlip susu harus melewati beberapa tahapan sebelum kemudian dilipat dan dikemas.

Setelah semuanya dinyatakan laik dan tidak ada kerusakan sedikitpun, surat suara yang telah di Sorlip itu  didistribusikan ke masing-masing tempat pemungutan suara (TPS)

"Proses tersebut sangat penting, petugas harus pastikan apakah Susu tersebut sudah laik, hingga dipastikan tidak ada bagian yang rusak, atau tidak ada bercak-bercak tinta yang mengganggu, dan gambar yang tidak jelas," ucapnya.

Dengan ditemukannya petugas yang tidak melaksanakan SOP dengan benar, Bawaslu Purwakarta berharap KPU untuk kembali mengingat para petugasnya.

Binos berharap KPU jangan pernah bosan mengingatkan para petugas Sorlip Susu yang berjumlah 300 orang tersebut untuk tetap memprioritaskan ketelitian dan tetap mengerjakan tugas sesuai SOP.

"Khawatir jika tidak terus diingatkan akan menghambat pada proses pemungutan suara di TPS nanti, karena banyak ditemukanya surat suara yang dinyatakan rusak," ujar dia menambahkan.

Penulis: Haryanto
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved