Ikot Konvoi Menggunakan Vespa Merah, Oded Dukung Penayangan Film Dilan 1991
Orang nomor satu di Pemkot Bandung itu pun ikut serta dalam konvoi menggunakan Vespa berwarna merah kesayangannya.
Penulis: Cipta Permana | Editor: Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dukungan apresiasi terhadap pemutaran film Dilan 1991, seolah seperti demam yang sedang mewabahi masyarakat Kota Bandung.
Banyak orang menunggu penayangan perdana film Dilan 1991 yang diangkat dari novel berjudul sama di layar lebar.
Dukungan terhadap film Dilan 1991 pun dilakukan oleh Wali Kota Bandung, Oded M Danial.
Orang nomor satu di Pemkot Bandung itu pun ikut serta dalam konvoi menggunakan Vespa berwarna merah kesayangannya sebelum gala premier film Dilan 1991.
Ia konvoi bersama komunitas Vespa dan ratusan pengendara sepeda motor yang didominasi kaum milenial, dari kawasan Alun-Alun Bandung menuju Cihampelas Walk, yang menjadi lokasi gala premier film Dilan 1991.
Oded mengaku, dirinya sangat senang dan mengapresiasi film yang kental dengan nuansa Kota Bandung era 1990-an itu.
Selain karena film ini mengambil latar tempat di Kota Bandung, menurutnya, film Dilan 1991 juga diadaptasi dari novel karya seniman asal Bandung, Pidi Baiq.
• Curah Hujan Masih Tinggi, Pembangunan Griya Asri Cireundeu Dihentikan Sementara
• ACT dan Tribunnews.com Serahkan Bantuan Pangan dan Perahu untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Tak hanya itu, film kedua dari sekuel film Dilan ini juga sebagian besar dibintangi oleh orang Bandung. Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan, pemeran Dilan, diketahui juga merupakan tetangga Mang Oded di Gunung Batu, Kota Bandung.
"Saya sangat berterima kasih kenapa saya sampai turun langsung ikut konvoi karena saya melihat ada sisi positif untuk perkembangan kemajuan Kota Bandung," ujarnya saat ditemui usai temu sapa para pemain film Dilan 1991 di Cihampelas Walk, Bandung, Minggu (24/2/2019).
Selain itu, dirinya pun menilai film ini mampu mendorong promosi Kota Bandung, untuk dikenal lebih jauh oleh wisatawan domestik hingga mancanegara.
Hal ini disebabkan sutradara Fajar Bustomi sukses menggambarkan Kota Bandung sebagai kota romantis yang penuh kenangan dalam film Dilan 1990 dan Dilan 1991.
"Secara tidak langsung melalui film ini Kota Bandung bisa dipromosikan kepada dunia," ucapnya.
Ia berharap, kesuksesan film ini bisa memotivasi sineas Kota Bandung untuk terus berkarya. Sebab menurut Oded, Bandung adalah kota yang kaya potensi dan bisa menjadi rumah yang nyaman untuk para insan kreatif tanah air.
"Mudah-mudahan film ini bisa memberikan inspirasi positif terutama untuk anak muda agar dapat terus berkarya," katanya.
• Berperan Sebagai Dilan, Iqbaal Ramadhan Justru Akui Tak Jago Gombal
• Pengakuan Luna Maya Saat Tertimpa Masalah, Tegar di Depan Kamera Tapi Nangis di Kamar: Tak Ada Opsi
• Jembatan yang Hubungkan 3 Kecamatan di Sumedang Ini Putus, Warga Pun Gotong Royong Bangun Kembali